REKTOR Universitas Islam Negeri Datokarama (UINDak) Palu, Profesor Lukman S Thahir menilai, pendiri pendidikan Alkhairaat, Habib Sayyid Idrus Bin Salim Aljufri atau Guru Tua, layak menerima gelar pahlawan nasional.
Lukman yang pernah menjabat Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Alkhairaat menekankan, bahwa Guru Tua membangun fondasi pendidikan Islam dan dakwah moderat di Indonesia Timur dengan dedikasi tinggi.
“Guru Tua simbol intelektualitas dan nasionalisme. Sekolah Alkhairaat yang tersebar luas telah mencerdaskan kehidupan bangsa jauh sebelum kemerdekaan hingga kini,” ujarnya di Palu, Rabu (1/4/2026).
Lukman juga pernah menjadi Rektor Universitas Alkhairaat menyebut, Haul Guru Tua ke-58 pada 12 Syawal 1447 H / 1 April 2026 sebagai momentum meneladani nilai-nilai pendidikan, dakwah, dan pembinaan umat.
“Guru Tua terus menorehkan jejak pengabdian dalam perkembangan ilmu pengetahuan, pembinaan generasi, dan penguatan nilai keislaman. Semangat perjuangan beliau memberi inspirasi bagi umat hingga kini,” ungkapnya.
Menurut Lukman, negara pantas memberikan penghargaan Bintang Mahaputera kepada Guru Tua.
“Kami berharap doa dan dukungan masyarakat serta berbagai pihak memperkuat upaya agar Sayyid Idrus bin Salim Aljufri menerima gelar pahlawan nasional,” tandasnya.
Rilis | Editor : Muh Taufan














