PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) memperkuat kolaborasi dengan pelbagai pemangku kepentingan dalam mendukung program sosial dan peningkatan infrastruktur di Morowali.
Perusahaan itu bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Morowali dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah untuk mempercepat pembangunan drainase beton di Jalan Nasional Trans Sulawesi.
Head of Department CSR PT IMIP, R Tommy Adi Prayogo, menyebut perusahaan terus berperan aktif dalam penataan infrastruktur di jalur utama yang melintasi kawasan industri.
IMIP menargetkan pembangunan saluran drainase beton pracetak U-ditch sepanjang 8,2 kilometer hingga akhir 2026.
“Pekerjaan ini kami mulai dari Desa Labota hingga Desa Fatufia. Kami ingin memastikan sistem drainase di sekitar kawasan industri berjalan lebih baik,” ujar Tommy dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Jumat (17/4/2026).
Ia menjelaskan, tahap awal pembangunan telah berlangsung pada 2025 di Desa Labota dengan panjang 4,2 kilometer. Pekerjaan itu mencakup area dari flyover hingga Kanal Labota.
Sementara itu, pembangunan di Desa Fatufia juga terus berjalan dengan capaian sekitar 1 kilometer, mulai dari perbatasan desa hingga depan kantor IMIP.
“Di Fatufia, kami sudah menyelesaikan sekitar 1 kilometer. Tahun ini kami targetkan tambahan hingga 4 kilometer, sehingga total keseluruhan mencapai 8,2 kilometer,” ungkapnya.
Tommy menegaskan, IMIP menjalankan program ini sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah pusat dan daerah. Perusahaan juga merespons permintaan Pemerintah Kabupaten Morowali terkait perbaikan jalan dan drainase di awal 2026.
Ia mengatakan, pembangunan drainase ini bertujuan mengurangi risiko genangan dan banjir di sekitar kawasan industri. Pertumbuhan kawasan dan perbedaan kontur jalan dengan bangunan sekitar membuat sistem saluran air perlu ditata lebih optimal.
“Kami ingin aliran air berjalan lancar agar kawasan tetap aman dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan,” tandas Tommy.
Sebelumnya, pada Februari 2026, IMIP juga melakukan perbaikan darurat di 10 titik jalan rusak dengan total panjang 1,29 kilometer. Pada 2025, perusahaan turut menata 1,6 kilometer jalan nasional di 18 titik.
Melalui pelbagai langkah tersebut, IMIP terus memperluas kontribusi pada peningkatan infrastruktur daerah dan mendukung kenyamanan masyarakat di sekitar kawasan industri.
Rilis | Editor : Muh Taufan













