Regional

Dekatkan Pelayanan, Imigrasi Palu Sasar Pemohon Paspor di Pelosok Desa Poso

×

Dekatkan Pelayanan, Imigrasi Palu Sasar Pemohon Paspor di Pelosok Desa Poso

Sebarkan artikel ini
Mayoritas pemohon yang memanfaatkan layanan LALAMPA kali ini adalah calon jemaah umrah. Kehadiran petugas di Desa Panda Jaya memberikan kemudahan yang luar biasa. Dok: Imigrasi Palu/Eranesia.id

KANTOR Imigrasi Kelas I TPI Palu kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik. Mereka menggelar program LALAMPA (Layanan Langsung Menjangkau Pelosok Desa) di Desa Panda Jaya, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso.

Program ini merupakan komitmen nyata pihak imigrasi. Mereka ingin mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat di wilayah terpencil.

Melalui sistem jemput bola ini, warga bisa mengurus paspor baru maupun penggantian paspor secara mudah. Mereka tidak perlu lagi datang ke Kota Palu.

Mayoritas pemohon yang memanfaatkan layanan LALAMPA kali ini adalah calon jemaah umrah. Kehadiran petugas di Desa Panda Jaya memberikan kemudahan yang luar biasa. 

Selama ini, jarak dari desa tersebut ke Kota Palu mencapai 500 kilometer. Warga harus menempuh 10 jam perjalanan darat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal menjelaskan, esensi program LALAMPA. Menurutnya, inovasi ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih cepat dan mudah.

“Kami ingin memastikan masyarakat di daerah terpencil mendapat akses layanan yang sama. Kehadiran kami di Desa Panda Jaya bisa memangkas biaya dan waktu perjalanan warga,” ujarnya di Palu, Selasa (9/6/2026). 

Warga menyambut gembira pelaksanaan program ini. Mereka menilai layanan LALAMPA sangat membantu warga yang membutuhkan dokumen perjalanan. 

Program ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ke depan, Kantor Imigrasi Palu akan terus memperluas jangkauan program LALAMPA ke pelbagai wilayah Sulawesi Tengah. Langkah ini demi memastikan pemerataan pelayanan keimigrasian bagi seluruh lapisan masyarakat.