HeadlineRegional

Dua Tahun Anwar-Reny, Pemprov Sulteng Alokasikan Rp260,4 Miliar untuk Beasiswa

×

Dua Tahun Anwar-Reny, Pemprov Sulteng Alokasikan Rp260,4 Miliar untuk Beasiswa

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Sulteng, Reny A Lamadjido di Palu, Minggu (13/4/2025). Foto: HO

KOMITMEN Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) dalam memperluas akses pendidikan terus terbukti.

Memasuki dua tahun kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A Lamadjido, penerima Beasiswa Berani Cerdas melonjak tajam. Pada tahun anggaran dan pembelajaran 2026, angkanya mencapai 47 ribu mahasiswa.

Jumlah ini naik hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya yang mencatatkan 23.569 penerima.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulteng, Firmanza DP, menegaskan komitmen Pemprov Sulteng. Menurutnya, pemerintah terus mengalokasikan anggaran besar demi menjamin pendidikan anak daerah.

Ia merinci, semester Ganjil 2025 menyerap anggaran Rp84,04 miliar untuk 23.568 mahasiswa.

Pada Semester Genap 2026, pemerintah menyesuaikan jumlah penerima menjadi 22.414 orang dengan anggaran Rp80,05 miliar. Penyesuaian terjadi karena sebagian mahasiswa telah lulus.

“Untuk Tahun Anggaran 2026, pemerintah menaikkan total pagu beasiswa secara drastis hingga Rp260,4 miliar. Anggaran ini menyasar 47 ribu mahasiswa, mencakup 22.414 penerima lama dan 25 ribu penerima baru,” ungkapnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Rabu (9/9/2026).

Sasar Jenjang Pascasarjana hingga Siswa Kurang Mampu

Tak hanya sarjana umum, alokasi beasiswa juga mencakup pendidikan spesialis dan program khusus:

  • Pascasarjana & Profesi: Pemerintah menyalurkan beasiswa untuk 100 mahasiswa S2, 20 mahasiswa S3, 10 dokter spesialis, serta bantuan penyelesaian studi untuk 300 mahasiswa.
  • Bantuan SPP Ekonomi Lemah (Desil 1–5): Pemerintah menaikkan alokasi anggaran dari Rp1,09 miliar pada 2025 menjadi Rp1,75 miliar pada 2026.
  • Beasiswa Cerdas & Bakat Istimewa: Pemerintah menganggarkan Rp4,34 miliar pada 2025 dan menaikkannya menjadi Rp4,52 miliar pada 2026.

Perkuat Vokasi dan Peningkatan Kualitas Pendidik

Selain perguruan tinggi, Pemprov Sulteng memperkuat sektor vokasi dan kapasitas tenaga pengajar.

Pemerintah menganggarkan pembiayaan UKK dan Prakerin SMK sebesar Rp39,95 miliar pada 2025 dan Rp21,56 miliar pada 2026.

Sementara itu, bantuan untuk guru, ASN, dan profesi pendidik melonjak dari Rp1,85 miliar pada 2025 menjadi Rp5,23 miliar pada 2026.

Pemprov juga menyalurkan bantuan sarpras digital SMA/SMK sebesar Rp0,43 miliar pada 2026. Selain itu, pemerintah mengalokasikan bantuan seragam gratis bagi siswa desil 1–5 sebesar Rp1,78 miliar.