PROGRAM Sembako dari Sampah Anda (Sembada) gagasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mengubah kebiasaan memilah limbah rumah tangga. Langkah ini membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.
Program ini menyatukan pengelolaan sampah berkelanjutan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di sekitar kawasan industri.
Tim CSR PT IMIP mengemas program ini dalam peringatan World Cleanup Day 2026. Aksi dipusatkan di Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah.
Kegiatan ini mengusung semangat “Beraksi Hari Ini, Budaya Esok Hari”. Program tersebut mendorong warga memilah sampah dari tempat tinggal masing-masing.
Sembada berlangsung selama tiga hari di Desa Bahomakmur, Le-Le, dan Labota. Program ini juga menarik antusiasme warga dari Desa Dampala, Makarti Jaya, hingga Padabaho.
Section Head Pilar Lingkungan Departemen Community Development & CSR IMIP, Ferdi Eka Saputra, menyebut Sembada memberi manfaat langsung bagi warga.
“Pendekatan ini membangun kesadaran memilah limbah anorganik yang masih bernilai jual dari sumbernya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (19/10/2026).
Selama kegiatan, warga mengumpulkan 133,69 kg botol plastik dan 312,38 kg kardus. Warga juga mengumpulkan 2,86 kg kaleng aluminium, 4,47 kg kaleng biasa, serta 1.615 botol kaca. Nilai ekonomis seluruh sampah mencapai Rp1,44 juta.
CSR IMIP menggandeng Bank Sampah Lestari Mandiri di Bahomakmur. Pihaknya juga bermitra dengan Bank Sampah Sidaya, KSM Ara Sinergi Berdaya di Labota, dan TPS3R Desa Le-Le.
Kelompok pengelola menyalurkan sampah daur ulang ke pembeli (offtaker). Jangkauan pasarnya meliputi area Morowali, Makassar, hingga Surabaya.
Petugas menghitung nilai sampah berdasarkan harga pasar. Hasilnya ditukar bahan pokok bersubsidi 40–50 persen. Setiap warga dapat menukar sampah dengan maksimal tiga jenis komoditas.
Selama Sembada berlangsung, tim CSR menyalurkan 64 kg beras dan 36 liter minyak goreng. Tim juga membagikan 48 bungkus gula pasir, 34 kotak teh, 27 bungkus kopi, 11 kaleng sarden, mie instan, dan garam.
Skema ini efektif mengenalkan peran bank sampah kepada masyarakat. Sejak 2024, aktivitas bank sampah di lingkar industri IMIP melibatkan ratusan ibu rumah tangga. Total tabungan nasabah kini menembus Rp35 juta.
Manajemen PT IMIP berencana menggelar kegiatan serupa bagi karyawan kawasan industri nikel. Evaluasi berkala terus berjalan demi memperkuat rantai pengelolaan sampah dan menginisiasi ekonomi sirkular di Bahodopi.













