PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) Sulawesi Tengah semakin dekat. Para calon mulai aktif menyampaikan gagasan dan kampanye politik mereka.
Tiga nama, seperti Rusdy Mastura, Ahmad Ali, dan Anwar Hafid, telah berkeliling ke berbagai kota dan desa di Sulteng.
Pertanyaannya, pemimpin seperti apa yang dibutuhkan oleh rakyat Sulteng untuk menghadapi tantangan industrialisasi yang besar dan kompleks, terutama terkait isu agraria dan lingkungan hidup?
Aktivis agraria dan lingkungan hidup, Eva Bande, menilai pasangan Anwar Hafid dan Reny Lamadjido memiliki komitmen jelas dalam penyelesaian konflik agraria serta keberlanjutan lingkungan. Hal ini terlihat dari visi, misi, dan kampanye mereka.
Eva menjelaskan, Anwar-Reny tidak hanya bicara di panggung kampanye, tetapi juga memiliki visi yang kuat.
Dalam visi BERANI, mereka fokus pada pembangunan berbasis lingkungan dan tata ruang berkelanjutan. Mereka juga menekankan konektivitas antarwilayah dan antarsektor.
Eva menekankan, di tengah maraknya investasi di Sulteng, penting untuk mengatur ruang secara adil. Lingkungan hidup harus menjadi prioritas dalam setiap aktivitas industri.
“Anwar Hafid membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat yang menghadapi konflik agraria dan masalah lingkungan,” ungkap Eva dalam siaran pers di Palu, Jumat (20/9/2024).
Kontrak Politik
Eva menegaskan, Anwar sudah memberikan komitmen tertulis kepada rakyat. Ini menunjukkan bahwa ia bukan hanya sekadar berjanji.
“Seorang calon pemimpin harus memastikan ucapannya sesuai dengan tindakannya. Ini membuktikan calon tersebut tidak akan mudah berdusta kepada rakyat,” tegasnya.
Eva menambahkan, Anwar secara tegas berkomitmen menyelesaikan konflik agraria di Sulteng. Jika terpilih, ia akan membentuk tim khusus untuk mempercepat penyelesaian konflik.
“Anwar Hafid juga telah menyepakati kontrak politik dengan masyarakat. Salah satunya dengan warga Tanjung Sari di Luwuk Banggai,” ujarnya.
Menurut Eva, langkah Anwar ini menunjukkan itikad baik sebagai calon pemimpin Sulteng. Gagasannya konkret dan terarah, berbeda dari janji politik yang belum tentu bisa dijalankan.
“Saya mengajak masyarakat Sulteng, khususnya yang telah lama memperjuangkan hak dan keadilan, untuk mendukung Anwar-Reny. Mereka memiliki komitmen nyata, bukan sekadar janji. Ayo bantu mereka menang demi keadilan,” pungkasnya. BAY/PRA













