PASANGAN calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 1, Ahmad HM Ali (AA) dan Abdul Karim Aljufri (AKA), menegaskan komitmen mereka untuk mengembangkan potensi maritim daerah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan garis pantai sepanjang 6.600 kilometer, Sulteng memiliki potensi besar dalam sektor perikanan dan kelautan yang dapat mendongkrak pendapatan daerah.
Namun, pasangan yang mengusung tagline “berAmal” ini menilai potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal.
Ahmad Ali menyoroti bahwa selama ini pemerintah lebih fokus pada sektor pertambangan, yang kontribusinya masih kurang signifikan jika dibandingkan dengan potensi maritim.
“Kita punya sumber daya kelautan yang besar, tapi belum tergarap maksimal. Pemerintah masih terlalu condong ke pertambangan, padahal kontribusinya kecil bagi masyarakat,” ujar Ahmad Ali, Rabu (6/11/2024).
Pasangan berAmal mengusulkan pengembangan sektor maritim menjadi pilar utama perekonomian daerah.
Untuk mewujudkan visi tersebut, mereka berencana membangun sekolah kejuruan kelautan dan sekolah vokasi perikanan.
Langkah ini bertujuan mencetak tenaga kerja terampil yang dapat mengelola potensi laut secara optimal.
“Dengan pengembangan sektor ini secara serius, Sulawesi Tengah akan memiliki SDM unggul yang siap bersaing, terutama di bidang perikanan dan kelautan yang memiliki potensi luar biasa,” kata Abdul Karim Aljufri.
Pasangan berAmal optimistis bahwa dengan adanya sekolah kejuruan dan vokasi, Sulteng dapat bertransformasi menjadi provinsi maritim yang kuat dan mandiri.
Hal ini diyakini dapat mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan sekaligus mengurangi ketergantungan pada sektor tambang. GRA/CAE













