TIM Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulawesi Selatan bersama Tim Identifikasi Polda Sulawesi Tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Morowali, Rabu (4/12/2024).
Kasat Reskrim Polres Morowali, IPTU Agus Salim, menjelaskan tujuan investigasi untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran secara mendalam.
“AKBP Wiji Purnomo dari Labfor Polda Sulsel memimpin olah TKP bersama Tim Penyidik Reskrimsus Polda Sulteng di bawah Kompol Ferdinand E. Numbery,” ungkapnya.
Tim Labfor dan Identifikasi menganalisis temuan awal di lokasi guna mencari penyebab utama kebakaran.
“Penyelidikan berlanjut Kamis (5/12/2024) untuk memperdalam hasil analisis awal,” ujar Agus.
Kapolres Morowali, AKBP Suprianto, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak termakan isu tanpa fakta.
“Kami mengimbau masyarakat menjaga persatuan dan mengabaikan informasi yang tidak jelas kebenarannya,” tegasnya.
Upaya investigasi ini mendukung kelancaran seluruh tahapan Pilkada Kabupaten Morowali 2024.
“Kami memprioritaskan keamanan dan kelancaran Pilkada hingga proses selesai dengan aman dan damai,” tambah Suprianto.
Dugaan awal menyebut arus pendek listrik sebagai penyebab kebakaran. Wakapolres Morowali, Kompol Awaluddin Rahman, menyatakan seluruh surat suara di kantor KPUD sudah berada di lokasi lebih aman.
“Aparat kepolisian dan TNI menjaga dokumen itu dengan ketat untuk mencegah gangguan atau kerusakan,” tegasnya.
Pihak kepolisian bersama TNI dan lembaga terkait menjaga situasi kondusif untuk memastikan kelancaran proses Pilkada di Morowali. GRA/KEI













