KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
“Kami menyampaikan duka cita kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Sukabumi,” terangnya dalam sambutannya pada acara kolaborasi antara Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan PT Aqua Indonesia di Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (6/12/2024).
Sebagai bentuk respons cepat, PMI telah mengirimkan bantuan ke lokasi terdampak bencana.
Selain itu, Jusuf juga menginstruksikan para relawan PMI untuk segera turun ke lapangan guna membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Sebagai Ketua PMI, saya mengirim bantuan dan meminta teman-teman relawan bekerja di lapangan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Jusuf menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen PMI untuk terus hadir membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti bencana.
“Bencana ini menjadi salah satu ujian besar. Karena itu, kita harus berusaha memakmurkan masyarakat, terutama di tengah kondisi sulit seperti ini,” ajaknya.
Dampak Bencana Sukabumi dan Cianjur
Banjir besar dan tanah longsor melanda Kabupaten Sukabumi dan Cianjur pada Rabu (4/12/2024). Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, jumlah korban meninggal di Sukabumi bertambah menjadi enam orang per Jumat pagi.
Selain itu, masih ada enam orang lainnya yang dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam pencarian. Di sisi lain, BPBD juga mencatat sebanyak 291 titik bencana tersebar di 38 kecamatan di Kabupaten Sukabumi, yang meliputi:
- 131 kejadian longsor
- 72 kejadian banjir
- 24 kejadian angin kencang
- 64 kejadian pergerakan tanah
Dengan jumlah bencana yang sangat signifikan, upaya penanganan darurat terus dilakukan. Selain itu, koordinasi berbagai pihak juga terus ditingkatkan guna memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan baik.
Jusuf berharap kolaborasi berbagai pihak, termasuk PMI, dapat memberikan dampak positif. Ia juga menekankan bahwa sinergi yang kuat akan membantu meringankan beban korban dan mempercepat proses pemulihan kondisi wilayah terdampak.
“Semoga dengan kerja sama dan kolaborasi yang baik, kita dapat memberikan bantuan yang efektif dan mewujudkan harapan masyarakat untuk bangkit kembali,” tandasnya. ICH/CAE













