PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menutup peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan berbagai kegiatan edukatif di kantornya, Makassar, Selasa (25/2/2025).
Acara ini mengusung tema “Wujudkan Perwira Pertamina yang Unggul dan Berketerampilan HSSE untuk Mendukung Bisnis Berkelanjutan.”
Senior Manager Operation & Maintenance (SMOM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Basuki Santoso, menegaskan pentingnya budaya Health, Safety, Security & Environment (HSSE) dalam operasional perusahaan.
“HSSE bukan sekadar kepatuhan, tetapi budaya yang harus melekat dalam setiap aktivitas kerja. Dengan budaya HSSE yang kuat, operasional BBM dan LPG dapat berjalan aman dan lancar,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Eranesia.id, Selasa (4/3/2025).
Basuki menambahkan, peringatan Bulan K3 menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran pekerja terhadap keselamatan serta memperkuat keberlanjutan bisnis perusahaan.
Pelatihan dan Simulasi Keselamatan
Untuk memperkuat budaya keselamatan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggelar Culture Challenge, Ceremonial Event, serta Learning & Practicing Event.
Salah satu sesi utama adalah HSSE Culture Talkshow (H-LU: HSSE Knowledge for You) yang menghadirkan para ahli keselamatan. Diskusi ini memberikan wawasan tentang pentingnya budaya keselamatan di lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Safety Driving & Riding Workshop melatih peserta dalam teknik berkendara aman untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Dalam Combat Challenge, peserta diuji menghadapi situasi darurat, seperti kebakaran atau kecelakaan kerja. Simulasi ini bertujuan meningkatkan kesiapan pekerja dalam menangani kondisi kritis.
Sebagai penutup, Fun Challenge menghadirkan permainan dan kuis interaktif yang menguji pemahaman peserta tentang prosedur keselamatan kerja dan tanggap darurat.
Komitmen Pertamina Membangun Budaya Keselamatan
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan partisipasi aktif pekerja dan mitra mencerminkan komitmen Pertamina dalam membangun budaya keselamatan.
“Keselamatan tanggung jawab bersama. Dengan pelatihan, simulasi, dan kompetisi ini, kami berharap seluruh insan Pertamina semakin memahami HSSE dan menerapkannya dalam aktivitas kerja sehari-hari. Ini akan mendukung operasional yang lebih aman dan efisien,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberlanjutan operasional tidak hanya bergantung pada bisnis, tetapi juga kepatuhan terhadap standar keselamatan. Investasi dalam edukasi dan pelatihan keselamatan menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
Dengan seluruh rangkaian kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa HSSE bukan sekadar aturan, tetapi budaya kerja yang harus tertanam dalam setiap individu. *TAU/MUH













