Ekonomi

Harga Ikan di Pasar Tradisional Palu Naik Drastis

×

Harga Ikan di Pasar Tradisional Palu Naik Drastis

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi nelayan mengangkat keranjang berisi ikan saat tiba di pelabuhan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Dok: Taufan Bustan/Eranesia.id

HARGA ikan laut di Kota Palu, Sulawesi Tengah, masih melambung tinggi pasca Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Minimnya pasokan dari nelayan menjadi penyebab utama lonjakan harga ini.

Pantauan di Pasar Inpres Manonda Palu, Kamis (10/4/2025), menunjukkan hampir semua jenis ikan mengalami kenaikan signifikan.

Harga ikan kembung, cakalang, dan lajang misalnya, kini dijual seharga Rp60.000 per kilogram, padahal sebelumnya hanya Rp40.000 per kg. Ikan katamba juga ikut naik drastis dari Rp50.000 menjadi Rp75.000 per kg.

“Semua jenis ikan naik sejak sehari setelah Lebaran,” kata salah satu pedagang, Anto.

Pedagang lainnya, Aco menyebutkan, kenaikan ini disebabkan banyak nelayan belum kembali melaut karena masih berada di kampung halaman.

“Suplai ikan ke pasar masih sedikit. Kalau dalam seminggu ke depan pasokan belum normal, harga bisa makin mahal,” ujarnya.

Meski harga naik, permintaan tetap ada. Warga tetap membeli ikan meski jumlahnya dikurangi.

“Mau tidak mau tetap beli, karena kebutuhan pokok. Tapi porsinya saya kurangi. Semoga harga segera normal,” tutup Warga Palu, Nur Indah. LIS/MUH