Ekonomi

Pertamina Kembangkan Budidaya Bebek Petelur untuk Perkuat Ekonomi Desa

×

Pertamina Kembangkan Budidaya Bebek Petelur untuk Perkuat Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini
Peternak memberikan makanan kepada bebek petelur di Dusun Tamarunang, Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Dok: Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi/HO

PERTAMINA Patra Niaga Regional Sulawesi terus mendorong penguatan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL)

Salah satu program unggulannya adalah pengembangan budidaya bebek petelur di Dusun Tamarunang, Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. 

Program ini berjalan sejak 2023 melalui kerja sama dengan Kelompok Peternak Laleng Kassie, dan menjadi bagian dari Program Agrokompleks Hasanuddin

Tujuannya, menjawab tantangan keterbatasan penghasilan dan akses pangan bergizi di wilayah sekitar operasional Pertamina.

Pertamina memberikan dukungan menyeluruh, mulai dari pelatihan teknis, penyediaan kandang, bibit bebek unggul, pakan, hingga pendampingan dalam mengelola usaha dan memasarkan produk seperti telur bebek segar dan telur asin.

Menurut Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin, Abdul Muis, program ini juga mengedepankan inovasi ramah lingkungan. 

“Kami memanfaatkan bakteri pengurai limbah atau Oil Degradation Bacteria (ODB) dari oil catcher di terminal avtur. Hasil olahan ini menjadi pakan alternatif yang menurunkan biaya produksi dan membantu mengelola limbah secara berkelanjutan,” terangnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Senin (12/5/2025). 

Dampak program sudah dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain bisa memproduksi telur, warga juga mengolahnya menjadi telur asin yang bernilai tambah. 

Usaha ini memperkuat ekonomi desa sekaligus meningkatkan solidaritas sosial.

“Kami bersyukur atas dukungan Pertamina. Ilmu beternak yang kami dapat sangat bermanfaat, dan hasil penjualan telur membantu perekonomian keluarga. Program ini memberi harapan baru untuk hidup mandiri,” ungkap Maryamah, anggota kelompok peternak.

Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyebut program ini tak hanya soal ekonomi. 

“Kami ingin membangun kemandirian dan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Kolaborasi perusahaan dan masyarakat menjadi kunci menciptakan dampak positif yang sejalan dengan komitmen kami pada SDGs, terutama poin 1 (Tanpa Kemiskinan), 2 (Tanpa Kelaparan), dan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi),” tutupnya. 

Ke depan, Pertamina berkomitmen terus mendampingi masyarakat melalui program berbasis pemberdayaan dan keberlanjutan.

Langkah kecil yang konsisten diyakini akan membawa perubahan besar bagi masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera. *TAU/MUH