PERTAMINA Patra Niaga Regional Sulawesi, melalui Fuel Terminal (FT) Parepare, terus memperkuat komitmennya mendukung masyarakat sehat dan inklusif lewat program CSR Pertamina Sehati.
Program ini melahirkan Posyandu Flamboyan, Posyandu 3 Generasi pertama dan satu-satunya di Kota Parepare, Sulawesi Selatan yang kini menjadi percontohan layanan kesehatan berbasis komunitas.
Berbeda dari posyandu biasa, Posyandu Flamboyan melayani berbagai kelompok usia. Mulai dari balita, remaja, lansia, hingga Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Fasilitas ini bukan hanya tempat pemeriksaan kesehatan, tapi juga ruang inklusi sosial, konseling psikologis, dan pemberdayaan masyarakat melalui kebun gizi mandiri.
“Kami menciptakan ekosistem yang sehat dan peduli. Semua usia, termasuk remaja dan ODGJ, berhak atas layanan kesehatan yang setara,” kata Fuel Terminal Manager Parepare, Adhi Warsito dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Kamis (17/7/2025).
Layanan Kesehatan Terjadwal dan Terintegrasi
Posyandu Flamboyan membuka layanan rutin setiap bulan. Mulai dari tanggal 10 untuk balita, lansia tanggal 16, remaja dan ODGJ tanggal 26.
Layanannya mencakup, pemantauan tumbuh kembang anak, pengecekan tekanan darah, edukasi gizi, dan konseling psikologis bagi remaja dan ODGJ.
Adhi menjelaskan, kebutuhan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pun dipenuhi dari hasil kebun lokal yang dikelola oleh kader dan kelompok binaan di sekitar posyandu.
“Inovasi ini tidak hanya memperkuat gizi peserta, tetapi juga mendorong ketahanan pangan dan pemberdayaan perempuan,” imbuhnya.
Dukung Target SDGs Indonesia
Program Posyandu Flamboyan menjadi bagian dari kontribusi Pertamina dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 kehidupan sehat dan sejahtera, SDG 2 tanpa kelaparan, SDG 5 kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, serta SDG 12 konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
“Kolaborasi Pertamina, kader, dan warga membuktikan bahwa layanan kesehatan bisa inklusif, berkelanjutan, dan menginspirasi,” ungkap Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sulawesi, Tengku Muhammad Rum. ADV/TAU/MUH













