Ekonomi

Pertamina AFT Hasanuddin Bekali UMKM Binaan dengan Literasi Keuangan

×

Pertamina AFT Hasanuddin Bekali UMKM Binaan dengan Literasi Keuangan

Sebarkan artikel ini
Dok: PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi/Eranesia.id

PT PERTAMINA Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin terus memperkuat kapasitas kelompok binaannya lewat program CSR Agrokompleks Hasanuddin.

Program ini tidak hanya berfokus pada teknis budidaya ternak, tetapi juga membekali peternak di Dusun Tamarunang, Desa Baji Mangngai, Kabupaten Maros. Mereka kini mendapat tambahan keterampilan manajemen usaha dan literasi keuangan.

Dua UMKM binaan, Kelompok Laleng Kessie (penghasil telur bebek) dan Kelompok Adatongeng (pengembang ayam ras pedaging), mengikuti pelatihan pencatatan keuangan yang berlangsung awal September.

“Kegiatan ini menegaskan bahwa usaha peternakan tidak cukup berhenti pada produksi. Peternak juga harus memiliki keterampilan mengelola keuangan agar usaha lebih berkelanjutan,” kata Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin, Andreas Yanuar Arinawan, Rabu (10/9/2025).

Pertamina menghadirkan konsultan akuntansi asal Maros, Dewi Hanan, untuk memandu peserta. Ia mengajarkan pencatatan sederhana hingga cara menghitung HPP. Setelah materi, peserta langsung mempraktikkan pencatatan tersebut.

Ketua Kelompok Laleng Kessie, Mariama, menyebut pelatihan ini sangat membantu anggotanya.
“Kami belajar menghitung biaya produksi hingga pembagian upah dan bonus dari penjualan telur bebek. Terima kasih Pertamina dan Career Class Makassar yang sudah berbagi ilmu,” ujarnya.

Edukasi Kreatif

Selain pelatihan untuk UMKM, kegiatan juga menghadirkan edukasi kreatif bagi anak-anak dan cucu anggota binaan. Relawan Career Class Regional Makassar mengisi acara dengan dongeng inspiratif, lomba mewarnai, dan permainan edukatif.

Menurut Andreas, program ini sejalan dengan komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina.

“Pemberdayaan masyarakat harus dimulai dari fondasi dasar, salah satunya literasi keuangan. Dengan pencatatan yang baik, UMKM bisa lebih mandiri, transparan, dan siap berkembang,” ungkapnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Tengku Muhammad Rum, menegaskan inisiatif ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Fokusnya mencakup SDG 8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), SDG 4 (pendidikan berkualitas), dan SDG 17 (kemitraan untuk tujuan).

Dengan penguatan literasi keuangan, AFT Hasanuddin menargetkan kelompok binaan Agrokompleks menjadi UMKM tangguh. Mereka diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi berkelanjutan.

Advetorial | Editor : Muh Taufan