EkonomiRegional

IMIP Perkuat SDM Anak Indonesia Lewat Beasiswa Hilirisasi

×

IMIP Perkuat SDM Anak Indonesia Lewat Beasiswa Hilirisasi

Sebarkan artikel ini
Dok: PT IMIP/Eranesia.id

PT INDONESIA Morowali Industrial Park (IMIP) bukan sekadar kawasan manufaktur. Bagi generasi muda, IMIP menjadi jembatan masa depan melalui program beasiswa hilirisasi.

Lewat program ini, IMIP konsisten mendukung pendidikan. Perusahaan juga menyiapkan talenta muda siap kerja sekaligus berkontribusi pada sektor hilirisasi mineral dan logam.

Beasiswa tidak hanya berupa bantuan biaya pendidikan. Peserta juga mendapat kesempatan magang hingga peluang kerja bagi yang memenuhi kualifikasi.

Untuk menjangkau lebih banyak mahasiswa, IMIP berkolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Pada pekan pertama September 2025, IMIP sudah menyalurkan beasiswa kepada 638 mahasiswa. Terdiri atas 603 mahasiswa Politeknik Industri Logam Morowali (PILM) dan 35 mahasiswa Universitas Hasanuddin Makassar.

“Beasiswa hilirisasi bertujuan mengembangkan SDM unggul yang sesuai kebutuhan industri. Sekaligus mendukung hilirisasi nasional agar produk Indonesia memiliki nilai tambah dan memperkuat ekonomi,” jelas Head of HR PT IMIP, Achmanto Mendatu, Jumat (12/9/2025).

Ia menambahkan, beasiswa ini merupakan inisiatif Yayasan IMIP Peduli dengan dua skema. Pertama, beasiswa individu. Kedua, beasiswa kelas kerja sama.

Beasiswa individu berlaku untuk mahasiswa D3, D4, atau S1 minimal semester 5. Syaratnya IPK minimal 3,0, tidak sedang menerima beasiswa lain, dan bersedia mengikuti ikatan dinas setelah lulus.

Program ini menjangkau lebih dari 20 perguruan tinggi mitra di seluruh Indonesia. Fokusnya pada jurusan yang relevan dengan industri hilirisasi.

Sementara itu, beasiswa kelas kerja sama diberikan kepada seluruh mahasiswa di empat perguruan tinggi mitra. Yakni Universitas Hasanuddin, Universitas Tadulako, Politeknik Industri Logam Morowali, dan Politeknik ATI Makassar.

“IMIP memandang pendidikan sebagai kunci peningkatan perekonomian. Karena itu, kami akan terus menjalin kolaborasi dengan pemerintah dan perguruan tinggi. Tujuannya mencetak tenaga kerja terampil, berdaya saing, dan sesuai kebutuhan industri,” papar Achmanto.

Ia menegaskan, kolaborasi ini sejalan dengan visi perguruan tinggi. Tidak hanya unggul dalam pendidikan dan riset, tetapi juga sebagai motor pembangunan kawasan.

“IMIP berharap program ini menjadi contoh nyata pengembangan vokasi berbasis kebutuhan industri,” tandas Achmanto.

Rilis | Editor : Muh Taufan