Ekonomi

Pelni Palu Akui Penurunan Penumpang Imbas Persaingan Rute Laut

×

Pelni Palu Akui Penurunan Penumpang Imbas Persaingan Rute Laut

Sebarkan artikel ini
Kepala PT Pelni Kantor Cabang Palu, Christian Moreys Nainggolan. Foto: Taufan Bustan/Eranesia.id

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Kantor Cabang Palu, Sulawesi Tengah mencatat penurunan penumpang di Pelabuhan Pantoloan sejak PT Dharma Lautan Utama (DLU) melalui KM Dharma Kencana V melayani rute Donggala–Balikpapan–Surabaya lewat Pelabuhan Donggala.

Kepala PT Pelni Kantor Cabang Palu, Christian Moreys Nainggolan, mengatakan jumlah penumpang mulai turun sejak pertengahan 2024.

Dua kapal Pelni yang melayani rute Pantoloan–Balikpapan–Surabaya, yaitu KM Lambelu dan KM Doro Londa, kehilangan hingga 50 persen penumpang.

“Sebelum ada DLU, satu kali keberangkatan bisa membawa sekitar seribu-an penumpang. Sekarang hanya 400–500 orang,” kata Christian di Palu, Kamis (16/10/2025).

Ia menjelaskan, banyak pelanggan beralih ke DLU karena kapal itu mampu mengangkut kendaraan dan barang dalam jumlah besar, sementara kapal Pelni hanya melayani penumpang dan barang jumlah kecil.

“Sebagian besar pelanggan kami pedagang yang membawa barang ke Surabaya atau Balikpapan. Karena DLU bisa memuat kendaraan dan barang, mereka memilih ke sana. Sebenarnya ini alternatif yang baik,” ungkap Christian.

Pelni menilai akses ke Pelabuhan Donggala masih menyulitkan penumpang karena lokasinya jauh dari wilayah padat penumpang seperti dari Pantai Barat, Kabupaten Donggala dan Pantai Timur, Kabupaten Parigi Moutong.

Meski begitu, Pelni terus mendorong peningkatan akses dan layanan di Pelabuhan Donggala agar mobilitas masyarakat tetap lancar.

“Konsumen kami tinggi dari pantai timur dan barat. Pelabuhan Pantoloan masih menjadi pilihan, karena lebih mudah mereka jangkau. Namun bagi konsumen yang membawa barang dan kendaraan mereka pasti memilih DLU,” imbuh Christian.

Seorang petugas berada di depan ruang informasi Pelabuhan Pantoloan Palu, Sulawesi Tengah. Selasa (14/10/2025). Foto: Taufan Bustan/Eranesia.id

Sebelumnya, General Manager PT Pelindo TPK Pantoloan, Chaerur Rijal juga mengakui adanya penurunan penumpang di Pantoloan sejak 2024.

Ia menyebut, persaingan sehat rute laut antara kapal feri, DLU, dan Pelni menjadi penyebab utama. “Sejak DLU beroperasi di Donggala, jumlah penumpang di Pantoloan menurun,” tegas Chaerur saat Visit Media di Pelabuhan Pantoloan, Selasa (14/10/2025).

Saat ini, Pelni mengoperasikan kapal penumpang KM Lambelu dan KM Doro Londa di Pelabuhan Pantoloan yang berlayar dua kali seminggu atau delapan kali sebulan.

Penulis : Taufan : Editor : Muh Taufan