HARGA minyak goreng kemasan 1 liter merek Minyakita di Pasar Inpres Manonda Kota Palu, Sulawesi Tengah, kembali naik.
Berdasarkan pantauan, Selasa (18/11/2025), harga naik dari Rp18.000 per liter menjadi Rp19.000 per liter.
Kenaikan ini mengikuti penyesuaian harga dari pemasok yang mulai berlaku pada awal pekan.
Meski selisihnya hanya Rp1.000, pedagang menilai perubahan tersebut cukup terasa bagi konsumen yang membeli dengan jumlah banyak secara rutin.
Salah satu pedagang, Sariana mengaku, tidak punya pilihan selain mengikuti harga dari distributor.
“Minggu kemarin masih Rp18.000 ribu. Sekarang pemasok sudah naikkan harganya, jadi kita ikut saja. Kalau tidak, kita yang rugi,” ujarnya.
Sariana menyebut, kenaikan harga minyak goreng subsidi pemerintah itu memang kerap terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Bukan besarnya kenaikan yang dikhawatirkan, melainkan frekuensinya. Akibatnya, sebagian pembeli mulai mengurangi jumlah belanja.
Keluhan ini juga datang dari Wati, salah satu pembeli yang merasa kenaikan harga semakin memberatkan kebutuhan rumah tangga.
“Biasanya saya beli Rp18.000, sekarang sudah Rp19.000. Selisih seribu memang kecil, tapi kalau kebutuhan lain juga naik, terasa sekali di pengeluaran,” tuturnya.
Beberapa pedagang menambahkan bahwa pasokan minyak goreng subsidi, termasuk Minyakita, tidak selalu stabil.
Kondisi tersebut ikut mempengaruhi pilihan pembeli sekaligus struktur harga di lapangan.
Pedagang kini masih menunggu perkembangan harga dari distributor sambil berharap harga minyak goreng bisa turun dalam waktu dekat.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan













