HARGA ayam potong di Pasar Tradisional Inpres Manonda Palu mengalami lonjakan signifikan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Saat ini, ayam potong ukuran besar dijual seharga Rp85.000 per ekor, sementara ukuran kecil mencapai sekitar Rp50.000 per ekor. Sebelumnya, harga ayam potong berkisar antara Rp50.000 hingga Rp75.000 per ekor.
Para pedagang di pasar tersebut mengungkapkan bahwa kenaikan harga ayam sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu.
Salah satu pedagang, Minarni, mengonfirmasi bahwa harga mulai merangkak naik sejak November 2025, dan hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.
“Sejak November harga mulai naik, dan sampai sekarang belum ada penurunan. Bahkan, kemungkinan besar harga akan terus naik,” kata Minarni saat ditemui, Kamis (18/12/2025).
Meski harga ayam potong melonjak, aktivitas jual beli di pasar tetap ramai. Pedagang lain, Sapri, menyatakan bahwa meski banyak pembeli yang mengeluh soal kenaikan harga, mereka tetap datang untuk berbelanja.
“Pembeli tetap ramai, meskipun banyak yang mengeluhkan harga ayam yang terus naik,” ujarnya.
Salah seorang pembeli, Akim, juga mengungkapkan bahwa meskipun harga ayam potong saat ini lebih tinggi, ia tetap membeli untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Harga ayam memang naik, tapi kami tetap membeli karena kebutuhan pokok harus dipenuhi,” tutur Akim.
Kenaikan harga ayam ini menjadi sorotan, mengingat kebutuhan bahan pangan biasanya meningkat menjelang Nataru.
Para pedagang mengatakan bahwa lonjakan harga ini disebabkan oleh tingginya biaya produksi peternak, yang dipicu oleh mahalnya harga pakan ternak.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan













