Ekonomi

Sambut Nataru, Indosat Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 20 Persen

×

Sambut Nataru, Indosat Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 20 Persen

Sebarkan artikel ini
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha (tengah) melihat kesiapan jaringan untuk menghadirkan pengalaman digital yang andal di tengah meningkatnya kebutuhan komunikasi masyarakat selama Nataru. Foto: Humas IOH/Eranesia.id

MENJELANG periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memastikan kesiapan jaringan. Perusahaan menyiapkan langkah ini untuk mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat yang meningkat.

Komitmen tersebut sejalan dengan semangat Indosat ANDAL: Ada Nyata di Setiap Langkah. Indosat mewujudkannya melalui jaringan yang kuat, stabil, dan responsif di pelbagai wilayah.

Untuk menjaga kualitas layanan, Indosat meningkatkan kapasitas jaringan hingga 20 persen dari rata-rata harian. Langkah ini membantu perusahaan mengantisipasi lonjakan trafik akhir tahun.

Indosat mengandalkan lebih dari 210.000 BTS 4G dan 5G. Perusahaan juga mengoperasikan sejumlah Mobile BTS (MBTS) di berbagai daerah Indonesia.

Indosat mengoptimalkan jaringan di lebih dari 500 titik aktivitas utama. Titik tersebut mencakup bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, dan destinasi wisata.

Selain itu, Indosat memperkuat jaringan di 55 rute perjalanan strategis. Rute tersebut meliputi jalan tol, jalan utama dalam kota, dan jalur kereta api. Langkah ini menjaga konektivitas tetap stabil saat mobilitas pelanggan meningkat.

Pada periode Nataru, Indosat mengimplementasikan teknologi AIvolusi5G. Teknologi ini menggabungkan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dengan jaringan 5G. Indosat menghadirkannya untuk menciptakan layanan yang lebih cerdas, aman, dan responsif.

Indosat juga meningkatkan perlindungan pelanggan melalui fitur anti-spam dan sistem penyaring ancaman digital. Upaya ini membantu pelanggan menggunakan layanan secara aman dan nyaman.

Selain itu, Indosat aktif meningkatkan literasi keamanan siber masyarakat. Perusahaan menjalankan berbagai inisiatif edukasi, termasuk kampanye SMS blast. Langkah ini mendorong perilaku digital yang aman.

Indosat memantau dan mengelola jaringan secara terpusat melalui Digital Intelligence Operation Center (DIOC). Pusat operasi berbasis AI ini menjalankan sistem otomasi menyeluruh.

Melalui DIOC, Indosat menyesuaikan kapasitas jaringan secara adaptif dan real-time. Strategi ini menjaga kualitas layanan tetap optimal di seluruh Indonesia.

“Periode akhir tahun merupakan momen penting bagi masyarakat untuk tetap terhubung,” ujar President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Sabtu (20/12/2025).

“Di tengah meningkatnya kebutuhan tersebut, kami berkomitmen menghadirkan layanan yang benar-benar andal,” lanjutnya.

Vikram menegaskan, bahwa tim Indosat bekerja tanpa henti dengan dukungan teknologi AI. Upaya ini menjaga performa jaringan tetap stabil.

Digital Twin dan AI Agent

Sebagai pengembangan teknologi terbaru, Indosat mengimplementasikan Digital Twin dan AI Agent. Melalui Digital Twin, Indosat mereplikasi jaringan secara virtual ke dalam sistem simulasi. Teknologi ini memproyeksikan topologi dan kinerja jaringan.

Sementara itu, AI Agent memanfaatkan kolaborasi antar agen cerdas. Sistem ini membantu diagnosis dan otomatisasi operasional jaringan. Kedua teknologi tersebut membentuk pusat operasi yang otonom dan adaptif.

Untuk memperkuat kesiapan operasional, Indosat mengaktifkan posko mandiri. Perusahaan juga bergabung dalam Posko Gabungan yang Komdigi bentuk di sejumlah titik dengan kunjungan tinggi.

Posko tersebut beroperasi mulai 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Kehadiran posko ini memastikan koordinasi yang efektif dan respons yang cepat selama libur akhir tahun.

Indosat meluncurkan inisiatif ini melalui upacara pelepasan pada 19 Desember 2025 di kantor Komdigi. Acara ini menandai peningkatan pengawasan dan kolaborasi lintas fungsi.

Berbagai langkah kesiapan ini membantu Indosat menganalisis kebutuhan jaringan secara lebih presisi. Menjelang akhir tahun, Indosat memproyeksikan kenaikan aktivitas digital secara double-digit.

Peningkatan tersebut didorong oleh penggunaan WhatsApp, TikTok, Instagram, YouTube, dan game online. Lonjakan aktivitas terjadi di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jabotabek, Jawa non-Jabotabek, hingga Bali Nusra.

Rilis | Editor : Muh Taufan