GEDUNG Baruga dibuka dan mulai difungsikan sebagai etalase produk lokal Kota Palu. Kegiatan peresmian yang berlangsung, Jumat (2/1/2026) tersebut, menandai komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dalam memperkuat promosi produk daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.
Gedung Baruga dirancang dengan pemanfaatan ruang yang berbeda di setiap lantainya.
Pada lantai satu, area difungsikan sebagai pusat penjualan produk makanan, jajanan, serta aneka oleh-oleh khas Palu.
Lantai dua menampilkan beragam produk industri kreatif, mulai dari kerajinan lokal, fesyen, furnitur, hingga suvenir yang merepresentasikan kekhasan daerah.
Sementara itu, lantai tiga disiapkan sebagai walking space atau ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk interaksi masyarakat serta berbagai aktivitas komunitas.
Selain ruang dalam gedung, area rooftop juga dimanfaatkan sebagai ruang santai. Kehadiran brand kopi ternama, Kopi Kenangan, yang berlokasi di lantai dua diharapkan dapat menambah daya tarik pengunjung sekaligus menghidupkan kawasan Gedung Baruga.
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menyampaikan bahwa Gedung Baruga akan menjadi ruang pemantik lahirnya lebih banyak produk lokal yang berkualitas.
“Gedung Baruga ini akan menjadi embrio atau pemantik bagi tumbuhnya produk-produk lokal,” ungkapnya.
Menurut Hadianto, Gedung Baruga tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemasaran produk, tetapi juga sebagai ruang pembinaan dan penguatan usaha. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas inkubator bisnis yang tersedia.
“Silakan memanfaatkan inkubator bisnis yang ada di Gedung Baruga ini bagi masyarakat yang ingin mendapatkan modal usaha maupun dukungan pemerintah, baik UMK maupun IKM,” ujarnya.
Dengan beroperasinya Gedung Baruga, Pemkot Palu berharap produk lokal semakin dikenal luas, memiliki nilai tambah, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan













