EkonomiRegional

Memaknai Isra Mikraj Bersama IMIP, Menjaga Iman dan Doa

×

Memaknai Isra Mikraj Bersama IMIP, Menjaga Iman dan Doa

Sebarkan artikel ini
Ust As-Sayyid Abdullah Reza Hasan Al-Jufri saat menghadiri Isra Mikraj di PT IMIP. Foto: PB Al-Khairaat Kota Palu/Eranesia.id

PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) melalui Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Idris Al-Amin, Kecamatan Bahodopi, Minggu (18/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, panitia mengangkat tema “Miracle in the Night, Ketika Pertolongan Allah SWT Datang Tepat Waktu”. Selain menjadi agenda rutin, tema ini membuka ruang refleksi spiritual bagi jamaah.

Lebih lanjut, tema tersebut menekankan pentingnya iman, kesabaran, dan doa. Nilai-nilai ini dinilai relevan untuk menjawab tantangan kehidupan modern.

Sementara itu, Ketua DKM PT IMIP, Djoko Suprapto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program memakmurkan masjid. Program tersebut menjangkau 12 desa di Kecamatan Bahodopi.

Pada sisi lain, manajemen PT IMIP memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan acara. Perusahaan menyediakan konsumsi melalui Central Kitchen. Langkah ini menunjukkan komitmen IMIP terhadap kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat sekitar.

“Melalui peringatan Isra Mikraj ini, jemaah terus mengamalkan kesabaran dan ketulusan dalam berdoa. Ia juga menekankan pentingnya menjaga salat secara istiqamah,” ungkap Djoko dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Senin (19/1/2026).

Menurutnya, Isra Mikraj menjadi pengingat penting bagi umat Islam. Peristiwa ini menegaskan perlunya menjaga hubungan dengan Allah SWT. Pada saat yang sama, umat juga harus merawat hubungan sosial dengan sesama manusia.

Selanjutnya, panitia menghadirkan penceramah As Sayyid Abdullah Reza bin Hasan Aljufri. Ia merupakan pengurus besar Al-Khairat Kota Palu.

Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah memaknai Isra Mi’raj secara lebih mendalam. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan sekadar mukjizat sejarah.

Sebaliknya, Isra Mikraj menjadi bentuk pertolongan Allah SWT pada masa paling berat dalam kehidupan Rasulullah SAW.

Masa tersebut dikenal sebagai Amul Huzni atau tahun kesedihan.

Rilis | Editor : Muh Taufan