MASKAPAI Indonesia AirAsia memperluas layanan penerbangan dari Palu menuju Surabaya dan Kendari melalui Makassar mulai 7 Maret 2026. Dengan hadirnya rute ini, masyarakat dapat lebih mudah melakukan perjalanan antar kota di Pulau Sulawesi sekaligus membuka koneksi ke Pulau Jawa.
Rute Palu–Makassar melayani dua penerbangan setiap hari. Sementara itu, Palu–Surabaya dan Palu–Kendari masing-masing melayani satu penerbangan sehari.
Selain itu, Makassar menjadi titik transit, sehingga penumpang dapat melanjutkan perjalanan ke berbagai kota di Sulawesi, Pulau Jawa, dan wilayah timur Indonesia.
“Rute baru ini memberikan alternatif perjalanan yang fleksibel dan terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, layanan ini sejalan dengan misi AirAsia untuk memperkuat konektivitas antardaerah, mendorong pariwisata domestik, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” kata Head of Government Relations and Communications Indonesia AirAsia, Eddy Krismeidi Soemawilaga, saat Media Gathering di Palu, Senin (2/2/2026).
Rute Palu–Makassar juga membuka peluang bagi penumpang melanjutkan perjalanan internasional melalui Makassar. Dengan layanan Fly-Thru AirAsia, penumpang melakukan perjalanan lebih cepat dan efisien ke berbagai destinasi, termasuk Kuala Lumpur, Malaysia.
Dengan demikian, rute ini meningkatkan arus wisatawan mancanegara ke Palu dan memberikan dampak positif bagi pariwisata serta ekonomi daerah.
Pelaksana Tugas Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman, menambahkan bahwa Palu, Kendari, dan Makassar memiliki daya tarik wisata yang saling melengkapi.
“Palu terkenal dengan Teluk Palu dan Pantai Talise. Sementara itu, Kendari menjadi gerbang wisata bahari Wakatobi, dan Makassar dikenal sebagai pusat kuliner serta budaya sekaligus titik transit strategis,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), wisatawan nusantara melakukan 10.531.076 perjalanan ke Sulawesi Tengah dari Januari–November 2025. Jumlah ini meningkat dibanding periode yang sama tahun 2024, yaitu 8.334.280 perjalanan.
Oleh karena itu, kehadiran rute baru memperkuat konektivitas udara sekaligus mendukung tren positif pariwisata di wilayah timur Indonesia.
“Terakhir, kami berterima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah, regulator, pengelola bandara, serta seluruh mitra. Kolaborasi ini memungkinkan masyarakat menikmati layanan baru sekaligus memberikan manfaat nyata bagi ekonomi dan pariwisata,” tutup Eddy.
Penulis : Taufan Bustan | Editor : Taufan Bustan













