PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat komitmen menjaga ketersediaan LPG 3 kilogram di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Sepanjang Januari 2026, Pertamina menyalurkan tambahan LPG 3 kilogram untuk memenuhi meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Pertamina bekerja sama dengan Sekretariat Daerah Kabupaten Bone, Dinas Perdagangan, dan Satpol PP menggelar operasi pasar LPG 3 kilogram.
Petugas menyelenggarakan operasi pasar di Kecamatan Tanete Riattang, Tanete Riattang Timur, dan Tanete Riattang Barat untuk memastikan masyarakat berhak mendapat LPG bersubsidi.
Selain operasi pasar, Pertamina menyalurkan LPG 3 kilogram melalui mekanisme fakultatif dan extra dropping pada beberapa periode.
Total penyaluran tambahan LPG 3 kilogram di Kabupaten Bone mencapai 47.040 tabung. Jumlah ini setara sekitar 200 persen rata-rata kebutuhan harian.
Sales Branch Manager Sulselbar VI Gas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Wahyu Purwatmo, menegaskan pihaknya memonitor distribusi LPG hingga ke pangkalan.
“Seluruh agen wajib menyalurkan LPG 3 kilogram langsung ke pangkalan sesuai alokasi. Pangkalan harus memprioritaskan rumah tangga dan usaha mikro,” ujar Wahyu dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Sabtu (7/2/2026).
Ia menambahkan, fluktuasi konsumsi bisa terjadi. Pertamina mengimbau masyarakat menggunakan LPG 3 kilogram secara bijak.
“Jangan membeli berlebihan atau melakukan panic buying. Penimbunan mengganggu distribusi dan merugikan masyarakat lain,” tegas Wahyu.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyatakan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah memperkuat pasokan dan distribusi LPG.
“Pertamina memantau penyaluran bersama instansi terkait agar LPG 3 kilogram tepat sasaran dan sesuai ketentuan,” jelas Rum.
Ke depan, Pertamina akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Bone dan aparat penegak hukum untuk memastikan distribusi LPG berjalan lancar.
Rilis | Editor : Muh Taufan













