Ekonomi

Harga Minyak Goreng di Palu Tembus Rp18.000, Satgas Saber Pangan Bertindak

×

Harga Minyak Goreng di Palu Tembus Rp18.000, Satgas Saber Pangan Bertindak

Sebarkan artikel ini
Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas RI, Indra Wijayanto memimpin pemantauan harga pangan Satgas Saber Pangan di Pasar Inpres Manonda, Kota Palu, Sulawesi Tengah Senin (9/2/2026). Foto: HO/Satgas Saber/Eranesia.id

SATUAN Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan 2026 dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI memantau harga bahan pangan di Pasar Inpres Manonda, Kota Palu, Senin (9/2/2026). Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas RI, Indra Wijayanto, memimpin kegiatan tersebut.

Hasil pemantauan menunjukkan harga beras dan sebagian besar bahan pangan tetap stabil. Semua harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pemerintah (HAP).

“Namun, Satgas menemukan minyak goreng merek Minyak Kita dijual di atas HET, antara Rp17.000–Rp18.000 per liter, melebihi ketentuan Rp15.700,” kata Indra.

Para pedagang membeli minyak dari pemasok dengan harga Rp190.000–Rp195.000 per karton, sehingga harga awal sudah melebihi HET.

Satgas mendorong Subdit Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Sulteng menelusuri rantai distribusi dan pihak yang menjual minyak di atas HET, baik eceran maupun partai.

Indra juga menyoroti distribusi oleh Bulog, yang wajib menyalurkan 35 persen minyak sesuai HET terlebih dahulu ke pasar pantauan SP2HP. Namun, praktik di lapangan berbeda dengan ketentuan.

Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Sulteng, Kompol Andihika Yudis Tira Maeyasa Dezchy, menyatakan pihaknya menindaklanjuti semua temuan sesuai aturan. Penindakan berlangsung mulai dari teguran pertama hingga ketiga, lalu sanksi administratif.

“Pelanggaran terkait penimbunan atau keamanan dan mutu pangan bisa langsung kami proses secara pidana,” tegas Andihika.

Kegiatan ini dihadiri Pimwil Bulog Sulteng, perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sulteng, serta instansi terkait lainnya.

Penulis : Muh Tauhid | Editor : Muh Taufan