PERTAMINA Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan stok LPG 3 kg di enam provinsi Sulawesi aman dan terkendali. Penyaluran berjalan normal, dan suplai diperkuat untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.
Ketahanan stok LPG 3 kg saat ini cukup untuk enam hari ke depan. Perusahaan terus mengirim tambahan ke berbagai titik distribusi. Pertamina mengatur suplai dari terminal ke agen dan pangkalan resmi agar berjalan sesuai rencana operasional.
Pertamina menyalurkan LPG 3 kg sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) di masing-masing daerah. Ketentuan ini berlaku di semua agen dan pangkalan resmi. Pertamina menegaskan, pengecer tidak termasuk rantai distribusi resmi. Masyarakat dianjurkan membeli LPG 3 kg di jalur resmi untuk memastikan harga dan distribusi tepat sasaran.
Untuk menjaga keberlanjutan subsidi energi, Pertamina mendorong masyarakat mampu menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas. Cara ini memfokuskan alokasi LPG 3 kg bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Pjs Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan perusahaan terus memperkuat distribusi agar pasokan stabil di seluruh wilayah.
“Koordinasi dengan pemerintah daerah, agen, dan pangkalan resmi terus kami tingkatkan. Stok aman, pengiriman tambahan lancar. Kami mengingatkan masyarakat membeli LPG 3 kg di jalur resmi agar harga dan ketersediaan tetap terkendali,” jelas Lilik dalam siaran pers yang diterima Eranesia.id, Selasa (3/3/2026).
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memantau konsumsi dan mengambil langkah antisipatif agar masyarakat di seluruh Sulawesi selalu mendapat energi yang cukup.
Rilis | Editor : Muh Taufan













