PELAKSANA jabatan sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menegaskan komitmen bank sentral untuk terus memperkuat daya saing UMKM nasional sebagai salah satu pilar utama perekonomian.
Lewat gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 bertema “Mesare Sare” (Berdaya Bersama-sama), BI mengusung semangat kolaborasi agar UMKM Indonesia makin sehat, kuat, dan mandiri.
“Mari kita berdaya bersama untuk membangun UMKM Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” ujar Destry di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Pada ajang ini, BI menggandeng 27 kementerian/lembaga. KKI 2026 melibatkan 550 UMKM luring serta lebih dari 1.300 UMKM daring yang memamerkan beragam produk unggulan, mulai dari fesyen, pangan, hingga kopi.
Destry menekankan pentingnya memperkuat UMKM di tengah ketidakpastian ekonomi dan dinamika geopolitik global. Sinergi lintas sektor menjadi kunci untuk menjaga stabilitas serta daya tahan pertumbuhan ekonomi nasional.
“UMKM adalah pilar ekonomi bangsa. Sekitar 64 juta pelaku UMKM menyerap 97% tenaga kerja dan menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB nasional,” ungkapnya.
Selain itu, BI mendorong perbankan meningkatkan penyaluran kredit UMKM mengingat pertumbuhannya yang masih terbatas.
“Kami mendorong sinergi optimal agar UMKM naik kelas dan membuka lebih banyak lapangan kerja,” pungkas Destry.













