NasionalRegional

KPP Makassar Kerahkan Enam Tim Tangani Banjir di Sulawesi Selatan

×

KPP Makassar Kerahkan Enam Tim Tangani Banjir di Sulawesi Selatan

Sebarkan artikel ini
Tim SAR mengevakuasi korban banjir menggunakan perahu karet di Sulawesi Selatan, Sabtu (21/12/2024). Foto: Hak orang

BANJIR masih merendam sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, Minggu (22/12/2024). Hujan deras yang mengguyur sejak pagi hingga malam hari memicu peningkatan debit air di beberapa titik.

Merespons kondisi tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Makassar mengerahkan enam tim untuk membantu proses evakuasi warga terdampak banjir. 

Kepala KPP Makassar, Muh Arif Anwar menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk menangani situasi darurat tersebut.

“Hari ini kami terjunkan enam tim guna membantu evakuasi di sejumlah titik banjir,” terang Arif. 

“Ada empat daerah fokus kami, yakni Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Barru, dan Kabupaten Soppeng,” sambungnya.

Pembagian Tugas Tim Evakuasi

  1. Tim 1 – Kota Makassar: Melakukan pemantauan di Kecamatan Biringkanaya. Ketinggian air dilaporkan berkisar antara 50 cm hingga 1 meter, tetapi kondisi sudah mulai surut.
  2. Tim 2 dan 3 – Kabupaten Pangkep: Memantau wilayah terdampak dengan ketinggian air 50 cm hingga 1 meter. Air juga mulai surut di lokasi ini.
  3. Tim 4 – Kabupaten Barru: Melakukan pemantauan di Takkalasi, Kecamatan Balusu, dengan ketinggian air 50 cm hingga 1 meter.
  4. Tim 5 – Kabupaten Barru: Melakukan pemantauan di Kecamatan Tanete Riaja dengan kondisi serupa, yaitu air setinggi 50 cm hingga 1 meter.
  5. Tim 6 – Kabupaten Soppeng: Melakukan pemantauan di enam kecamatan, dengan kondisi terparah di Kecamatan Lili Rilau, di mana ketinggian air meningkat hingga 1,5 meter.

Seluruh tim bekerja sama dengan unsur gabungan di lapangan untuk memastikan evakuasi berjalan lancar.

Siaga 24 jam

Kepala Seksi Operasi dan Siaga KPP Makassar, Andi Sultan, menyatakan bahwa pihaknya siaga penuh untuk menangani laporan warga.

“Kami selalu siap siaga 24 jam untuk menindaklanjuti laporan warga terkait banjir. Tim akan terus bekerja hingga kondisi membaik,” tegasnya.

Jika kondisi cuaca membaik dan air mulai surut secara signifikan, Basarnas akan menarik tim evakuasi untuk standby di kantor.

Situasi banjir ini menuntut kewaspadaan tinggi dari seluruh pihak, khususnya menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. ICC/CAE