PRESIDEN Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyalurkan 985 ekor sapi kurban untuk Idul Adha 1446 Hijriah. Presiden mendistribusikan sapi-sapi itu ke seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia dengan bobot lebih dari satu ton per ekor.
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardianto, menjelaskan penyaluran sapi kurban Presiden Prabowo menggunakan dua skema utama, melalui pemerintah daerah dan tokoh masyarakat serta pondok pesantren (ponpes).
“Skema pertama, pemerintah daerah menerima sapi lalu menyalurkannya ke masjid atau tempat yang ditunjuk kepala daerah,” terangnya dikutip dari Detikcom, Juamt (6/6/2025).
Sebanyak 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota mendapat satu ekor sapi. Namun, 55 kabupaten/kota menerima dua ekor sapi karena sulit mendapatkan sapi dengan bobot 800-1.300 kilogram.
“Untuk 55 daerah tersebut, kami berikan dua sapi agar total bobotnya setara sapi besar,” tambah Juri.
Jawa Barat dan Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, menerima sapi terberat dengan bobot 1,3 ton.
Selain pemerintah daerah, Presiden Prabowo juga menyerahkan sapi kurban kepada tokoh masyarakat dan pondok pesantren yang dinilai membutuhkan.
Presiden Prabowo menyerahkan satu ekor sapi limosin jantan seberat 1,25 ton ke Masjid Istiqlal, Jakarta. Masjid akan mendistribusikan sapi itu kepada masyarakat.
“Di Masjid Istiqlal, sapi kurban dari Presiden siap didistribusikan kepada masyarakat kurang mampu,” jelas Juri.
Masjid Istiqlal menggelar salat Idul Adha kenegaraan pada 6 Juni 2025 yang akan dihadiri langsung Presiden Prabowo. Panitia kurban Masjid Istiqlal juga menerima hewan kurban dari Presiden dan Wakil Presiden.
Plt Imam Besar Masjid Istiqlal, Mulawarman Hannase, menyatakan panitia kurban melakukan pemotongan hewan kurban pada hari kedua Lebaran, Sabtu, 7 Juni 2025, bersamaan dengan pemotongan kurban masyarakat yang menyalurkan hewan kurbannya melalui masjid.
Setelah pemotongan, panitia mengadakan makan bersama bagi 2.000 anak yatim dari Jabodetabek yang menikmati daging sapi kurban dari Presiden dan Wakil Presiden.
“Ini momen spesial, kami undang ribuan anak yatim makan bersama di Masjid Istiqlal pada Minggu, 8 Juni,” tandas Mulawarman. MUH













