KANTOR Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah mendukung penuh Indonesian Prison Product and Art Festival (IPPA Fest) 2025 di Aloha Pasir Putih PIK 2, Jakarta, Jumat (8/8/2025).
Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan, hadir bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Erma Kurniawan, serta perwakilan Kepala UPT Pemasyarakatan se-Sulteng.
Mereka membawa langsung karya kreatif warga binaan Sulteng untuk tampil di panggung nasional.
“IPPA Fest membuktikan bahwa keterbatasan ruang tidak menghalangi kreativitas. Warga binaan kita memiliki potensi luar biasa. Kita harus menampilkan karya mereka agar terlihat, mendapat apresiasi, dan menghasilkan nilai ekonomi,” kata Bagus, Sabtu (9/8/2025).
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mengadakan IPPA Fest setiap tahun di tingkat nasional. Ajang ini mempertemukan karya kreatif warga binaan dari seluruh Indonesia, mulai dari kerajinan tangan, seni, hingga produk UMKM. Panitia juga merayakan Asta Dasawarsa Proklamasi Kemerdekaan RI melalui kegiatan ini.
Tahun ini, IPPA Fest mengusung tema “Merdeka Berkreativitas Walau Tempat Terbatas”. Tema tersebut selaras dengan Asta Cita Presiden dan mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Panitia menargetkan pengembangan wirausaha, industri kreatif, dan produk UMKM berbasis pemberdayaan warga binaan.
“Ditjenpas Sulteng membawa produk berkualitas dengan daya jual tinggi. Kami menampilkan kerajinan tangan dan olahan pangan karya warga binaan yang mengikuti pembinaan berstandar mutu,” jelas Bagus.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menyebut IPPA Fest sebagai sarana promosi, edukasi publik, dan pembinaan kemandirian serta kepribadian warga binaan.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan IPPA Fest mencerminkan semangat perubahan yang terus tumbuh di balik tembok lapas.
“IPPA Fest bukan sekadar selebrasi. Ini jendela peradaban. Di balik tembok tinggi lapas, tumbuh keterampilan, semangat, dan tekad untuk berubah,” ujar Agus saat pembukaan.
Ditjenpas Sulteng mengajak masyarakat melihat pemasyarakatan sebagai pintu menuju masa depan yang lebih baik. *TAU//MUH













