Nasional

Jatim Dapat Kuota Haji Terbanyak 2026, Capai 42.409 Jemaah

×

Jatim Dapat Kuota Haji Terbanyak 2026, Capai 42.409 Jemaah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Jemaah Calon Haji. Dok: Eranesia.id

PEMERINTAH Arab Saudi menetapkan puncak ibadah haji 2026 akan berlangsung pada 25 Mei 2026. Menyambut hal itu, pemerintah Indonesia mengimbau calon jemaah untuk menyiapkan kondisi fisik dan mental sejak dini agar dapat beribadah dengan optimal di Tanah Suci.

Sementara itu, Indonesia memperoleh kuota haji tahun 2026 sebanyak 221.000 jemaah. 

Jumlah tersebut terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan hal itu dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR pada Senin (27/10/2025) lalu.

“Kuota haji reguler mencakup 201.585 jemaah, 1.050 petugas haji daerah (PHD), dan 685 pembimbing KBIHU. Sementara kuota haji khusus sebanyak 17.680 jemaah,” ujar Dahnil disadur dari Kompas.com, Kamis (6/11/2025). 

Jumlah penerbangan untuk jemaah haji reguler ditetapkan sebanyak 525 kloter.

Dalam kesempatan yang sama, Komisi VIII DPR dan Kementerian Haji dan Umrah juga menyepakati pembagian kuota haji reguler untuk 34 provinsi di Indonesia, dengan porsi terbesar diberikan kepada daerah dengan jumlah pendaftar terbanyak.

Berikut sebaran kuota haji reguler 2026:

  • Jawa Timur: 42.409 jemaah
  • Jawa Tengah: 34.122 jemaah
  • Jawa Barat: 29.643 jemaah
  • Sulawesi Selatan: 9.670 jemaah
  • Banten: 9.124 jemaah
  • DKI Jakarta: 7.819 jemaah
  • Sumatera Utara: 5.913 jemaah
  • Lampung: 5.827 jemaah
  • Nusa Tenggara Barat: 5.798 jemaah
  • Aceh: 5.426 jemaah
  • Sumatera Selatan: 5.354 jemaah
  • Kalimantan Selatan: 5.187 jemaah
  • Riau: 4.682 jemaah
  • Sumatera Barat: 3.928 jemaah
  • DI Yogyakarta: 3.748 jemaah
  • Jambi: 3.576 jemaah
  • Kalimantan Timur: 3.189 jemaah
  • Sulawesi Tenggara: 2.063 jemaah
  • Kalimantan Barat: 1.858 jemaah
  • Sulawesi Tengah: 1.753 jemaah
  • Bali: 1.698 jemaah
  • Kalimantan Tengah: 1.559 jemaah
  • Sulawesi Barat: 1.450 jemaah
  • Bengkulu: 1.357 jemaah
  • Kepulauan Riau: 1.085 jemaah
  • Bangka Belitung: 1.077 jemaah
  • Papua: 933 jemaah
  • Maluku Utara: 785 jemaah
  • Gorontalo: 608 jemaah
  • Maluku: 587 jemaah
  • Kalimantan Utara: 489 jemaah
  • Papua Barat: 447 jemaah
  • Nusa Tenggara Timur: 516 jemaah
  • Sulawesi Utara: 402 jemaah

Pembagian kuota tersebut disusun berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, yang mengedepankan prinsip keadilan. 

Provinsi dengan jumlah pendaftar lebih banyak otomatis memperoleh kuota lebih besar.

Sumber : Kompas.com | Editor : Muh Taufan