PEMERINTAH menyiapkan diskon tiket transportasi darat, laut, dan udara selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kebijakan ini diharapkan mendorong mobilitas wisatawan hingga menembus 100 juta perjalanan wisatawan nusantara (wisnus).
Sementara wisatawan mancanegara (wisman) diproyeksikan mencapai 1,3 juta kunjungan pada Desember.
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati, menjelaskan bahwa insentif harga ini ditujukan untuk menggenjot kinerja pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025.
“Proyeksinya, ada 1,3 juta wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia pada Desember. Untuk wisatawan nusantara, pergerakannya diperkirakan mencapai lebih dari 100 juta. Kami berharap, dengan diskon tiket, ekonomi bisa terdorong di akhir tahun,” ujarnya dikutip dari Detik.com, Kamis (27/11/2025).
Selama periode Nataru, pemerintah menyiapkan 244 agenda wisata di berbagai daerah. Empat di antaranya menjadi magnet utama:
• DWP Bali dengan target 70.000 pengunjung
• Yogyakarta Festival menargetkan 5.000 pengunjung
• Festival Minangkabau menargetkan 54.000 pengunjung
• Big Bang Festival Jakarta menargetkan 895.000 pengunjung
Selain itu, terdapat 65 paket wisata untuk destinasi prioritas maupun nonprioritas. Kemenparekraf juga menyiapkan travel fair khusus untuk periode Desember 2025–Januari 2026.
Dalam kesempatan sama, Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, merinci besaran diskon tiket pada masing-masing moda.
• Angkutan laut: diskon 20 persen untuk pembelian tiket 17 Desember–10 Januari
• Penerbangan: diskon 13–14 persen berlaku 22 Desember–10 Januari
• Kereta api ekonomi: diskon sekitar 30 persen untuk keberangkatan 22 Desember–10 Januari
• ASDP penyeberangan: diskon pada periode 22 Desember–10 Januari
Suntana menegaskan, bahwa insentif ini ditujukan agar masyarakat lebih mudah bepergian selama libur akhir tahun tanpa terbebani lonjakan tarif.
Sumber : Detik.com | Editor : Muh Taufan













