KETUA Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulawesi Tengah, Fathur Razaq Anwar, menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi ini berjalan lebih cepat dan solid.
Menurutnya, Pertina Sulteng harus hidup, dinamis, dan penuh semangat. Fathur tidak ingin organisasi ini hanya berjalan santai.
“Kita akan berlari. Semua harus bergerak. Yang tidak aktif, mohon maaf, karena saya ingin organisasi ini benar-benar hidup,” terangnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Kamis (29/5/2025).
Fathur juga menekankan bahwa tinju bukan sekadar olahraga. Lebih dari itu, tinju adalah wadah pembentukan karakter, mental juara, dan integritas atlet.
“Kita ingin petinju yang bukan hanya kuat, tapi juga cerdas dan berintegritas,” ungkapnya.
Fathur telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, seperti evaluasi rutin setiap tiga bulan, menghidupkan kembali kompetisi lokal, dan memperkuat pembinaan di tingkat kabupaten/kota.
Semua program ini, lanjutnya, bertujuan membangun ekosistem tinju yang solid di Sulteng.
Fathur pun mengajak seluruh pihak, pemerintah, KONI, pelatih, mantan atlet, hingga komunitas olahraga untuk ikut mendukung kemajuan tinju di Sulteng.
“Keberhasilan Pertina bukan hanya tanggung jawab pengurus, tapi hasil kerja bersama seluruh ekosistem olahraga,” tandasnya.
Sebelumnya, Fathur dilantik sebagai ketua Pertina Sulteng bersama pengurus periode 2025–2029.
Pelantikan dan pengukuhan dilakukan Ketua Umum PB Pertina, Komaruddin Simanjuntak di Kota Palu, Rabu (28/5/2025).
Acara pelantikan dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Asisten II Pemprov Sulteng, Rudi Dewanto, perwakilan KONI Sulteng, Helmy Yahya, jajaran PB Pertina, dan unsur Forkopimda. *TAU/MUH













