PERSIPAL FC kembali menelan kekalahan menyakitkan pada pekan ke-17 Grup Timur Championship 2025–2026. Bertandang ke Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (25/1/2026), Laskar Tadulako takluk 1-3 dari tuan rumah Deltras FC.
Kekalahan ini terasa berat bagi Persipal. Selain gagal mencuri poin, mereka semakin terpuruk di dasar klasemen. Hingga pekan ke-17, Persipal baru mengoleksi enam poin dari 17 pertandingan.
Persipal langsung berada dalam tekanan sejak awal laga. Baru tiga menit pertandingan berjalan, gawang mereka sudah jebol. Neville Tengeg mencetak gol cepat yang membuat The Lobster unggul 1-0 dan menguasai permainan.
Gol awal tersebut membuat Persipal kesulitan mengembangkan permainan. Deltras tampil dominan sepanjang babak pertama.
Persipal sempat mencoba keluar menyerang setelah menit ke-25, namun rapuhnya lini serang membuat peluang yang tercipta tak membahayakan gawang Deltras. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persipal mencoba bangkit. Tekanan mulai mereka bangun, bahkan Kenzo Nambu sempat membobol gawang Deltras pada menit ke-72. Namun harapan itu pupus setelah wasit menganulir gol tersebut karena pelanggaran.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Persipal justru kembali kebobolan di menit-menit akhir. Muhammad Irman mencetak gol kedua Deltras pada menit ke-85, lalu menambah penderitaan Persipal lewat gol ketiga pada masa injury time.
“Skor akhir 3-1 memastikan Persipal pulang dengan tangan hampa,”
Kekalahan di Sidoarjo ini membuat posisi Persipal kian sulit. Mereka masih terdampar di posisi juru kunci Grup Timur, sementara Deltras naik ke peringkat empat klasemen dengan 30 poin.
Secara statistik, Persipal kalah di hampir semua aspek. Deltras menguasai 59 persen penguasaan bola dan melepaskan 20 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran.
Persipal hanya mencatatkan 41 persen penguasaan bola dengan 11 tembakan dan satu gol yang tercipta.
Hasil ini menjadi tamparan keras bagi Persipal Palu. Dengan sisa pertandingan yang semakin menipis, Laskar Tadulako wajib segera berbenah jika tak ingin menutup musim dengan hasil pahit.
Penulis : Muh Tauhid | Editor : Muh Taufan













