LAGA kedua Grup A FIFA ASEAN Cup antara Indonesia dan Malaysia berakhir tanpa pemenang. Skuad Garuda harus puas berbagi poin dengan Harimau Malaya setelah bermain imbang 0-0.
Pertandingan berlangsung keras dan mewarnai perjuangan Indonesia yang harus tampil dengan 10 pemain sejak babak pertama. Wasit memberi Thom Haye kartu merah pada menit ke-37 setelah ia melanggar Arif Aiman, berdasarkan hasil tinjauan Video Assistant Referee (VAR).
Jalannya Pertandingan
Indonesia sebenarnya sempat menghentakkan jala Malaysia saat laga baru berjalan lima menit memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena pelanggaran terjadi terlebih dahulu.
Malaysia balik mengancam pada menit ke-13 melalui tembakan Arif Aiman, tetapi Maarten Paes sigap melakukan penyelamatan.
Petaka bagi Skuad Garuda datang pada menit ke-37. Wasit mengganjar Thom Haye dengan kartu merah usai meninjau tayangan ulang VAR atas pelanggarannya terhadap Arif Aiman. Meski unggul jumlah pemain, Malaysia gagal memanfaatkannya hingga babak pertama usai dengan skor kacamata.
Memasuki babak kedua, skuad asuhan Tan Cheng Hoe gencar mengurung pertahanan Indonesia. Harimau Malaya memanfaatkan betul keunggulan kuantitas pemain untuk terus menekan tuan rumah.
Malaysia sempat menciptakan beberapa peluang emas. Salah satunya lewat pemain pengganti, Paulo Josue, yang mengancam gawang Maarten Paes pada menit ke-74.
Indonesia praktis kesulitan mengembangkan permainan. Pada menit-menit akhir, bola nyaris membobol gawang Garuda andai Justin Hubner tidak melakukan aksi penyelamatan krusial tepat di garis gawang. Hingga wasit membunyikan peluit panjang, skor 0-0 tidak berubah.
Persaingan Klasemen dan Peluang Indonesia
Hasil ini menempatkan Malaysia tetap berada di puncak klasemen sementara Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Malaysia mengoleksi 4 poin—angka yang sama dengan Indonesia—namun unggul dalam selisih gol.
Singapura menempel ketat di posisi ketiga dengan 3 poin, sedangkan Bangladesh mendekam di dasar klasemen tanpa poin dan pasti tersingkir dari turnamen.
Indonesia masih menjaga asa untuk lolos ke partai puncak. Garuda wajib meraih kemenangan besar atas Bangladesh di matchday pamungkas, sambil berharap Singapura menahan imbang Malaysia.
Format Kompetisi: Juara Grup Langsung ke Final
Sebagai informasi, FIFA ASEAN Cup 2026 menerapkan format fase grup satu putaran. Divisi 1 terdiri dari dua grup yang masing-masing memuat empat tim, dengan setiap tim memainkan tiga pertandingan.
Setelah seluruh laga fase grup tuntas, hanya juara dari Grup A dan Grup B yang berhak melaju langsung ke babak final. Sementara itu, tim yang finis di posisi runner-up akan berlaga memperebutkan tempat ketiga. Format turnamen ini tidak menggunakan sistem babak semifinal.











