ARSENAL harus mempertajam lini serangnya saat bertandang ke markas Bayern Muenchen pada laga fase grup Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (22/10/2026) pukul 02.00 WIB. The Gunners menghadapi tuntutan ini demi meredam kekuatan tuan rumah.
Manajer Mikel Arteta membawa anak asuhnya mengoleksi enam poin penuh dari dua laga awal. Arsenal mengalahkan Napoli 1-0 sebelum menundukkan Lille 3-0.
Namun, performa mereka belum sepenuhnya meyakinkan setelah hanya menang tipis 1-0 atas Nottingham Forest di Liga Primer Inggris akhir pekan lalu.
Kemenangan atas Forest memang menjaga momentum tim, tetapi publik menilai permainan Arsenal belum menunjukkan ketajaman ideal.
Arsenal sempat memperlihatkan sepak bola menyerang yang menghibur, tetapi hasil yang kurang memuaskan belakangan ini memaksa mereka kembali mengandalkan pendekatan pragmatis dan mengutamakan pertahanan rapat.
Saat menghadapi Nottingham Forest, Arsenal mendominasi penguasaan bola tetapi kesulitan menciptakan ancaman berarti. Situasi ini memberi pekerjaan rumah bagi Arteta menjelang duel melawan Bayern yang memiliki barisan penyerang berbahaya.
Arteta menyadari pertandingan melawan Bayern menghadirkan tantangan berbeda. Karena itu, Arsenal harus menyesuaikan strategi dengan karakter permainan lawan.
“Setiap pertandingan berbeda, tergantung cara lawan bermain. Laga melawan Bayern Muenchen akan sangat berbeda dari pertandingan melawan Lille,” kata Arteta mengutip laman klub, Selasa (20/10/2026).
“Pertandingan nanti menyajikan duel satu lawan satu di seluruh lapangan tanpa banyak kompromi. Kami akan beradaptasi, belajar, dan berusaha memperbesar keunggulan sekecil apa pun,” lanjut Arteta.
Bayern tentu menjadi lawan yang tangguh, terlebih saat bermain di hadapan pendukung sendiri. Rekor pertemuan di kandang menunjukkan tuan rumah hanya menderita satu kekalahan dalam tujuh pertandingan melawan Arsenal.
Meski demikian, Arsenal memegang modal dari pertemuan terakhir. Pada November 2025, The Gunners menumbangkan Bayern 3-1 dalam fase grup Liga Champions di London.
Hasil itu memberi bekal untuk menghadapi tekanan di Munich. Sebaliknya, Die Roten akan memanfaatkan dukungan publik Allianz Arena untuk menekan sejak awal. Bagi Arsenal, menjaga disiplin pertahanan sekaligus meningkatkan efektivitas serangan menjadi kunci utama untuk membawa pulang poin.













