DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat, Sulawesi Tengah menilai kader yang berpindah mendukung kandidat lain dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) hal yang biasa terjadi dalam demokrasi.
Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah, Ronald mengatakan, setiap orang memiliki hak pribadi untuk mendukung kandidat lain.
Namun, ia mengingatkan, bahwa DPP Partai Demokrat secara resmi merekomendasikan kadernya sendiri yakni Anwar Hafid yang berpasangan dengan Reny A Lamadjido sebagai calon gubernur dan wakil gubernur.
“Oleh karena itu, kami sebagai kader Demokrat siap mengawal dan memenangkan pasangan Anwar-Reny, baik di tingkat DPD, DPC, DPAC, ranting, maupun anak ranting,” tegas Ronald di Palu, Kamis (11/9/2024).
Ketua Tim Koalisi Pasangan BERANI (Bersama Anwar-Reny), menekankan kader Demokrat harus menaati aturan partai, termasuk konsekuensi sanksi bagi yang melanggar.
Terkait beberapa kader yang mengalihkan dukungan, Ronald menilai, itu sebagai dinamika politik yang biasa terjadi di tahun politik.
“Yang terpenting, kader Demokrat sudah menentukan pilihan mereka dalam Pilkada. Harapan saya, kita tetap saling menghargai dan menjaga tali silaturahmi, meskipun berbeda pilihan,” tandasnya. KEI













