CALON Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 2, Anwar Hafid dan Reny A. Lamadjido, melanjutkan kampanye terbatas di Desa Baturoko Lalombi, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Jumat (22/11/2024).
Di depan ribuan warga, Anwar mengajak masyarakat menjadikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebagai momen lebaran demokrasi lima tahun sekali.
“Tanggal 27 November 2024, jangan tinggalkan kampung halaman. Sebagai warga yang baik, kita harus menggunakan hak pilih kita. Ingat, pilih nomor 2 Anwar-Reny. Insya Allah kita menang,” ujar Anwar, disambut tepuk tangan meriah dari para pendukung.
Anwar juga menjelaskan program unggulannya, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Ia menegaskan komitmennya mewujudkan program Nambaso (satu rumah satu sarjana dan anak miskin bisa sekolah).
“Jika pasangan nomor 2 menang, semua SPP atau UKT akan ditanggung pemerintah provinsi melalui APBD. Begitu juga pembiayaan kesehatan, semuanya akan diakomodasi demi kesejahteraan rakyat,” jelasnya. Pernyataan ini memicu sorak-sorai warga yang meneriakkan, “Berani menang, coblos nomor 2!”
Kampanye berlangsung meriah. Pasangan dengan tagline BERANI tiba di lokasi dan disambut tabuhan gendang serta yel-yel kemenangan dari warga. Banyak warga mendekati Anwar dan Reny untuk berjabat tangan, menunjukkan antusiasme dan dukungan mereka.
Abidin, penyelenggara kampanye, merasa bangga dengan kehadiran Anwar dan Reny. “Awalnya saya diremehkan. Mereka bilang saya tidak mampu menghadirkan Anwar-Reny. Tapi hari ini, kita buktikan bahwa pasangan nomor urut 2 hadir di sini. Mari kita dukung dan coblos nomor 2! Menang, menang, menang,” katanya dengan semangat.
Takwin, anggota DPRD Sulteng dari Fraksi PKS untuk daerah pemilihan Donggala dan Sigi, juga menyerukan dukungannya. “Mari kita dukung dan menangkan pasangan nomor urut 2, Anwar-Reny. Pilih nomor 2 untuk masa depan Sulteng yang lebih baik,” tegasnya.
Semangat warga Donggala mencerminkan dukungan kuat masyarakat terhadap pasangan BERANI, yang berkomitmen membawa perubahan besar demi kemajuan Sulawesi Tengah. ADV/KEI













