KEPALA Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Rudi Richardo, mendukung pelatihan terjun payung Polda Sulawesi Tengah 2024 yang berlangsung di bandara tersebut.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan penerjun payung dan menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga ini.
Rudi menilai, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis personel Sat Brimob Polda Sulteng, tetapi juga mencetak atlet terjun payung berbakat yang dapat mewakili Sulteng di tingkat nasional dan internasional.
“Kegiatan ini juga mempromosikan Sulteng sebagai destinasi olahraga udara,” ujarnya kepada Eranesia.id, Senin (23/12/2024).
Bandara Mutiara Sis Al-Jufri berkomitmen mendukung aktivitas yang memperkenalkan dan mengembangkan potensi daerah.
Rudi menambahkan, kegiatan ini juga berdampak positif pada citra Sulteng dan industri olahraga di wilayah tersebut.
Libatkan 30 penerjun
Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah menggelar latihan terjun payung di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, dari Jumat (20/12/2024) hingga Senin (23/12/2024).
Sebanyak 30 personel, termasuk tiga Polwan Brimob Polda Sulteng, mengikuti latihan ini setelah menyelesaikan pelatihan dasar di Korps Brimob Kelapa Dua Depok.
Latihan didukung pelatih berprestasi dari Mako Korps Brimob Polri, termasuk Kompol Anjil Faozi, penerjun nasional dan internasional.
Kompol Anjil menjelaskan, latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan infiltrasi udara sekaligus mencetak atlet terjun payung profesional.
“Latihan ini memastikan personel siap teknis untuk tugas operasional dan membanggakan Brimob di dunia olahraga,” tegasnya.
Latihan ini berlangsung tanpa mengganggu operasional bandara berkat koordinasi yang baik dengan pihak Bandara Mutiara Sis Al-Jufri. CAE













