FORUM Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah memperkenalkan tagline baru, BahagiaBeragama BeragamaBahagia sebagai upaya meningkatkan kualitas kerukunan antarumat beragama di wilayah tersebut.
Ketua FKUB Sulteng, Zainal Abidin, menjelaskan bahwa tagline ini merupakan gagasan berbasis konsep yang mendorong masyarakat untuk memupuk toleransi melalui kebiasaan hidup bersama yang harmonis.
“Tagline ini lahir dari kebiasaan masyarakat yang sudah hidup berdampingan dan berkolaborasi dalam kegiatan sehari-hari. FKUB Sulteng mengembangkan kebiasaan ini menjadi gerakan untuk meningkatkan kerukunan,” terangnya di Palu dalam siaran pers yang diterima Eranesia.id, Senin (30/12/2024).
Zainal mencontohkan, masyarakat yang tinggal di lingkungan perumahan sering melakukan kegiatan bersama, seperti kerja bakti membersihkan lingkungan.
Aktivitas semacam ini mencerminkan semangat kebersamaan antarumat beragama.
“Dari kebiasaan seperti inilah gerakan BahagiaBeragama BeragamaBahagia muncul. Gerakan ini menjadi pendekatan pembinaan masyarakat untuk memperkuat kerukunan,” tambahnya.
Tagline ini bukanlah hal baru, melainkan pengembangan dari nilai-nilai yang sudah ada di masyarakat. Pada akhir 2024, FKUB Sulteng mulai menyosialisasikan tagline ini melalui reklame di Kota Palu dan platform media sosial.
“Tahun 2025, semua kegiatan FKUB Sulteng akan mengusung tema BahagiaBeragama BeragamaBahagia,” sebut Zainal.
Program Kerukunan Tahun 2025
Pada tahun 2025, FKUB Sulteng berencana memperluas sosialisasi tagline ini melalui berbagai program, termasuk:
- Bakti Sosial Lintas Agama
FKUB akan memfasilitasi kolaborasi pemuda lintas agama, termasuk anggota Pelopor Kerukunan Dunia Maya, untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial bersama komunitas-komunitas pemuda lainnya.
- Pelibatan Babinsa dan Kamtibmas
Tagline ini juga akan disosialisasikan kepada Babinsa dan Kamtibmas di seluruh Sulawesi Tengah melalui koordinasi dengan Polda Sulteng dan Korem 132/Tadulako.
- Lomba Video Pidato untuk Generasi Z
FKUB Sulteng akan mengadakan lomba video pidato bertema BahagiaBeragama BeragamaBahagia bagi generasi Z, bekerja sama dengan FKUB tingkat kabupaten/kota.
Perbedaan sebagai Karunia
Zainal menekankan, pentingnya memandang perbedaan agama, budaya, dan bahasa sebagai karunia dari Tuhan Yang Maha Esa, bukan sebagai pemicu konflik.
“Perbedaan harus memperkuat silaturahim, bukan menjadi penyebab pertikaian. Sebagai masyarakat beragama, kita harus melihat keberagaman sebagai anugerah yang memperkuat kerukunan,” tandasnya.
Melalui program dan tagline ini, FKUB Sulteng berharap dapat memperkuat kerukunan dan menciptakan masyarakat yang bahagia dalam menjalankan keyakinannya masing-masing. MAT/MUH













