PT IMIP melalui Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menggelar peringatan Isra Mi’raj 1446 Hijriah di Masjid Al Ikhlas, Desa Fatufia, Bahodopi, untuk mendukung pengembangan spiritual karyawan dan masyarakat Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Ketua DKM IMIP, Djoko Suprapto, mengatakan peringatan ini bukan hanya refleksi atas peristiwa penting dalam sejarah Islam, tetapi juga momentum introspeksi serta penguatan Ukhuwah Islamiyah di Desa Binaan PT IMIP.
Ia mengajak masyarakat Morowali untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya shalat lima waktu sebagai pilar utama kehidupan seorang Muslim.
Djoko menekankan bahwa ketaatan dalam beribadah dapat menjadi jalan menuju kesempurnaan akhlak, sebagaimana teladan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menjalankan perintah Allah.
“Kami berharap kegiatan ini menginspirasi peserta untuk meningkatkan kualitas ibadah dan moralitas, menciptakan lingkungan harmonis yang berlandaskan nilai-nilai Islam, serta mempererat kebersamaan di antara karyawan Muslim,” kata Djoko dalam siaran pers yang diterima Eranesia.id, Rabu (29/1/2025).
DKM menggelar peringatan Senin (27/01/2025) dengan menghadirkan penceramah dari Pondok Pesantren Asy-Syifaa Morowali, Ustadz Aman Norau.
Dalam ceramahnya, Ustadz Aman menegaskan pentingnya shalat lima waktu sebagai amalan utama dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengajak jamaah untuk memurnikan hati dalam menjalankan perintah Allah.
“Shalat lima waktu menjadi kewajiban seluruh umat Muslim. Kita harus menjaga dan istiqomah menjalankannya sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala,” tegas Aman. *TAU/MUH













