TIM SAR menemukan Nipa Botutihe (10), korban tenggelam di Pantai Buol, Dusun Tanjung, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dalam kondisi meninggal dunia, Senin (17/2/2025). Sebelumnya, ombak menyeretnya hingga hilang tiga hari lalu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, Muh Rizal, mengatakan tim menemukan korban mengapung pada pukul 15.30 WITA di koordinat 1°12’8.96″N -121°29’19.59″E, sekitar 4 mil laut dari lokasi kejadian ke arah timur laut.
“Tim mengevakuasi korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga. Dari empat korban dalam kejadian ini, tiga orang selamat dan satu meninggal dunia,” ujarnya di Palu.
Operasi pencarian hari ketiga melibatkan USS Tolitoli, BPBD Buol, TNI AD, Polsek Biau, ORARI RAPI Buol, PMI Buol, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
Tim menggunakan pelbagai peralatan, termasuk satu unit LCR, satu unit Rescue Car, satu rubber boat BPBD, lima unit perahu nelayan, serta peralatan komunikasi, water rescue, medis, GPS, dan pendukung lainnya.
Setelah menemukan korban, tim mengadakan debrief pada pukul 16.00 WITA dan mengusulkan penutupan operasi SAR.
“Seluruh unsur SAR yang terlibat kembali ke satuan masing-masing,” tandas Rizal.
Nipa Botutihe, warga Lingkungan Tanjung, Kelurahan Buol, Kecamatan Biau, terseret arus laut di Pantai Buol, Dusun Tanjung, Sabtu (15/2/2025) pukul 16.45 WITA.
Saat itu, ia mandi di pantai bersama empat temannya. Ombak besar tiba-tiba datang dan menyeretnya ke tengah laut.
Tiga temannya selamat, sementara Nipa hilang. CAE/MUH













