KANTOR Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar donor darah untuk memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61.
Kegiatan ini mempererat solidaritas internal sekaligus menunjukkan kepedulian jajaran pemasyarakatan terhadap sesama.
Puluhan pegawai dari UPT Pemasyarakatan di Palu, Sigi, dan Donggala ikut serta. Dari 78 pendaftar, 40 orang lolos pemeriksaan dan mendonorkan darah.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan, ikut mendonor dan mengapresiasi seluruh peserta.
“Setetes darah bisa jadi harapan bagi seseorang di luar sana. Ini bukan sekadar seremoni, tapi wujud pengabdian dan kemanusiaan,” terangnya.
Bagus mengingatkan agar HBP menjadi momen refleksi yang memperkuat nilai lembaga dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Sejumlah tokoh hadir, seperti Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng Rakhmat Renaldy, Kepala Kanwil Imigrasi Arief Hazairin Satoto, Ketua Dharma Wanita Persatuan Erma Kurniawan, dan Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan.
Perwakilan PMI Sulteng, Suharno, mengapresiasi kontribusi pemasyarakatan dalam menjaga stok darah.
“Di tengah tingginya kebutuhan medis, kegiatan ini sangat berarti. Donor darah bisa menyelamatkan nyawa,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat. Di balik jarum suntik dan kantong darah, tumbuh harapan dan bukti bahwa HBP membawa dampak nyata. *TAU/MUH













