Regional

UIN Datokarama Bidik Akreditasi Unggul untuk Prodi PGMI

×

UIN Datokarama Bidik Akreditasi Unggul untuk Prodi PGMI

Sebarkan artikel ini
Rektor UIN Datokarama Palu, Profesor Lukman S Thahir membuka Asesmen Lapangan Prodi Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah (PGMI) FTIK, mulai 21 - 22 April 2025 di Kabupaten Sigi. Foto: Humas UIN Datokarama Palu/HO

UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menggandeng Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik) Republik Indonesia untuk meningkatkan mutu program studi, khususnya Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK).

Rektor UIN Datokarama, Profesor Lukman S Thahir, menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis menuju akreditasi unggul, sesuai dengan visi besar kampus.

“Ini cita-cita besar UIN Datokarama. Kami memulainya dari program studi di jenjang S1, S2, hingga S3, termasuk PGMI yang kami targetkan meraih akreditasi unggul,” ujar Lukman dalam siaran pers yang diterima Eranesia.id, Selasa (22/4/2025).

Lamdik RI mengutus dua asesor, Profesor Agustan dari Universitas Muhammadiyah Makassar dan Dr. Siti Lailliyah dari UIN Sunan Ampel Surabaya. Keduanya menjalankan asesmen selama dua hari, 21–22 April 2025, di kampus UIN Datokarama di Kabupaten Sigi.

Lukman menyampaikan bahwa Prodi PGMI menjadi salah satu favorit generasi muda di Sulteng.

“Kami terus mengembangkan PGMI. Kedatangan para asesor membawa semangat baru untuk memajukan kualitas akademik,” lanjutnya.

UIN Datokarama pun terus membenahi sarana fisik dan non-fisik, termasuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Lukman menilai masukan dari asesor sangat penting agar pengembangan kampus tetap sejalan dengan standar borang Lamdik.

“Kami masih punya banyak kekurangan. Karena itu, kami menantikan rekomendasi dari asesor untuk memperbaiki berbagai aspek,” tambah Lukman.

Sementara itu, Profesor Agustan mendorong tim borang dan sivitas akademika PGMI untuk terbuka menunjukkan kelebihan maupun kekurangan prodi.

“Kami tidak hanya menilai, tetapi juga ingin melihat hal-hal baik yang perlu dipertahankan serta aspek yang perlu diperbaiki bersama,” jelasnya.

Dr Siti Lailliyah juga meminta kerja sama penuh selama asesmen berlangsung. Ia menekankan bahwa asesor bertugas mengonfirmasi dan mengklarifikasi data, bukan sekadar memberikan penilaian.

“Kalau kami memerlukan data tambahan, mohon bantuannya agar proses asesmen berjalan lancar dan tuntas,” ujarnya.

Melalui asesmen ini, UIN Datokarama Palu menargetkan penguatan fondasi akademik demi meraih akreditasi unggul secara berkelanjutan. ADV/MAT/MUH