Regional

UIN Datokarama Gandeng BNI, Bayar UKT Kini Lebih Mudah

×

UIN Datokarama Gandeng BNI, Bayar UKT Kini Lebih Mudah

Sebarkan artikel ini
Rektor UIN Datokarama Palu, Profesor Lukman S Thahir (tiga dari kanan) bersama Pemimpin BNI Cabang Palu, Rommy Wahido (tiga dari kiri) memperlihatkan dokumen kerjasama yang sudah ditandatangani di Rektorat UIN Datokarama, Senin (19/5/2025). Foto: Humas UIN Datokarama/HO

UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menjalin kerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) untuk mempermudah pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan SPP mahasiswa. Kerja sama ini memanfaatkan layanan digital BNI e-Collection dalam ekosistem keuangan kampus.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Rektorat UIN Datokarama, Senin (19/5/2025), oleh Rektor Profesor Lukman S Thahir dan Pemimpin BNI Cabang Palu, Rommy Wahido.

Hadir pula Area Head 3 Sulteng Regional Office 11 Manado, Stefanus Darjono, dan jajaran pimpinan BNI.

BNI kami pilih sebagai mitra karena bisa mempermudah mahasiswa membayar UKT dan SPP melalui sistem E-Collection,” kata Lukman.

Menurutnya, kerja sama ini mendukung pelayanan akademik yang lebih baik di era digital. Sistem BNI e-Collection memungkinkan identifikasi pembayaran secara langsung, sehingga proses administrasi, termasuk pengisian KRS, berjalan lebih cepat.

“Mahasiswa bisa membayar lewat pelbagai kanal digital, termasuk aplikasi wondr by BNI. Ini bagian dari transformasi digital kampus,” ungkapnya.

Pemimpin BNI Cabang Palu, Rommy Wahido, menjelaskan layanan e-Collection memungkinkan UIN mengelola pembayaran UKT secara aman, efisien, dan real time. Sistem ini mendukung pelacakan, pelaporan, dan rekonsiliasi secara akurat.

“Pembayaran bisa dilakukan melalui wondr by BNI, ATM, internet banking, BNIDirect, SMS Banking, teller, Agen46, hingga e-wallet seperti OVO, DANA, GoPay, DOKU, ShopeePay, dan Flip,” jelasnya.

Rommy menambahkan, kerja sama ini tidak hanya mempermudah transaksi, tapi juga mendorong literasi keuangan di kalangan mahasiswa.

“Kami ingin menciptakan ekosistem kampus yang inklusif dan membentuk generasi muda yang cakap finansial,” tutupnya. ADV/MAT/MUH