Regional

Korban Banjir Bandang Desa Namo Masih Kekurangan Air Bersih

×

Korban Banjir Bandang Desa Namo Masih Kekurangan Air Bersih

Sebarkan artikel ini
Pasca banjir Desa Namo, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (16/8/2025). Dok: BPBD Sulteng

AKSES jalan yang sempat terputus akibat banjir bandang Desa Namo, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, akhirnya sudah tersambung dan bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda embat. 

Selain itu, situasi di lokasi berangsur membaik. Warga juga bergotong royong membersihkan rumah dari sisa material banjir. Namun, kebutuhan air bersih masih belum terpenuhi.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah menyebutkan, 33 kepala keluarga atau 108 jiwa terdampak bencana tersebut. 

Dari jumlah itu, terdiri atas 49 laki-laki, 59 perempuan, dua bayi, sembilan balita, 29 anak-anak, 11 lansia, serta satu ibu hamil.

Banjir juga merusak infrastruktur. Sebanyak ympat rumah mengalami rusak ringan, empat rumah rusak berat, dan dua rumah hilang terseret arus. 

Selain itu, dua jembatan putus, jaringan pipanisasi air bersih rusak, serta akses Jalan Palu–Kulawi sempat terganggu material banjir

“Tiga kepala keluarga atau 14 jiwa mengungsi, terdiri atas satu balita, satu lansia, dan 12 orang dewasa. Hingga kini tidak ada laporan korban jiwa,” terang Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Akris Fattah Yunus, Sabtu (16/8/2025).

BPBD Sigi bersama BPBD Sulteng telah mengevakuasi warga terdampak dan menyalurkan bantuan logistik. 

Tim kesehatan Puskesmas Kulawi mendirikan layanan medis di lokasi, sementara tim siaga bencana (KSB) membuka dapur umum. 

Dua unit alat berat dari Dinas PU Sigi dan BWS Sulawesi III juga dikerahkan untuk membersihkan material banjir.

“Kebutuhan mendesak saat ini meliputi air bersih, logistik, obat-obatan, serta perlengkapan bayi, balita, dan ibu hamil,” tandas Akris. 

Sebelumnya banjir bandang melanda Desa Namo, Kamis (14/8/2025) malam. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.00 WITA setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.