FAKULTAS Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu kembali mencetak sejarah. Sebanyak 1.193 guru dari 31 provinsi resmi dikukuhkan sebagai guru profesional. Mereka lulus melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan batch pertama tahun 2025.
Pengukuhan berlangsung di Auditorium UIN Datokarama, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (28/9/2025).
Dekan FTIK sekaligus Ketua Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), Profesor Saepuddin Mashuri, menegaskan sebaran peserta PPG mencakup seluruh Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote.
Menurutnya, PPG bukan sekadar program akademik, melainkan juga jembatan persatuan bagi para pendidik.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang sudah berjuang. Juga kepada dosen dan guru pamong yang mendampingi, serta tim teknis yang memastikan PPG berjalan sukses,” terang Saepuddin, Senin (29/9/2025).
Ia menekankan, peran penting guru sebagai figur sentral pendidikan. Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga teladan dan inspirator.
“Guru yang baik dirindukan siswanya bukan karena materi yang disampaikan, melainkan karena ketulusan, kasih sayang, dan empati berbasis CINTA,” kata Saepuddin.
Menurutnya, lulusan PPG tidak cukup hanya membawa sertifikat pendidik. Mereka juga harus membawa komitmen moral untuk menghadirkan pendidikan yang mampu menumbuhkan generasi emas Indonesia 2045.
“Semoga lulusan PPG UIN Datokarama menjadi guru profesional, berintegritas, dan berkarakter mulia,” imbuh Saepuddin.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah melalui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Yudiawati V Windarrusliana, mengapresiasi UIN Datokarama yang terus mencetak guru profesional.
Ia berharap para guru PPG mampu menyemangati dan menginspirasi siswa.
“Pemprov Sulteng juga berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas melalui program Berani Cerdas,” tandas Yudiawati.
Penulis : Amat | Editor : Muh Taufan













