KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kakanwil) Sulawesi Tengah, Rakhmat Renaldy menyerahkan 10 Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lapangan Kanwil Kemenkum Sulteng, Senin (13/10/2025).
Seluruh pejabat struktural dan pegawai turut menyaksikan penyerahan tersebut dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan.
Rakhmat menyebut, penyerahan SK menjadi momentum penting bagi para PPPK untuk membuktikan dedikasi dan komitmen terhadap amanah negara.
Ia menegaskan, status kepegawaian bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
“Hari ini bukan hanya seremonial penyerahan SK, tetapi awal dari perjalanan baru sebagai abdi negara. Jadilah aparatur yang berintegritas, bekerja dengan hati, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat,” ungkap Rakhmat.
Dirinya juga menekankan, pentingnya profesionalisme dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas di lingkungan Kemenkumham.
Menurut Rakhmat, kehadiran PPPK baru akan memperkuat kinerja organisasi, terutama dalam mendukung program prioritas Kemenkumham, mulai dari pelayanan publik hingga pembinaan hukum masyarakat.
“Kementerian Hukum terus berbenah. Kita butuh SDM yang kompeten, berkarakter kuat, dan memiliki semangat pengabdian tinggi. Hanya dengan itu, reformasi birokrasi yang berkeadilan dan berorientasi pelayanan bisa terwujud,” sebutnya.
Acara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola kepegawaian yang transparan, akuntabel, dan berbasis meritokrasi.
Para penerima SK tampak haru saat menerima dokumen pengangkatan langsung dari Kakanwil.
Salah satu penerima, Rais, mewakili rekan-rekannya menyampaikan rasa terima kasih dan komitmen untuk memberikan kinerja terbaik.
“Kami siap bekerja sepenuh hati, berkontribusi nyata, dan menjadi bagian dari perubahan positif di Kemenkumham,” ujarnya.
Rakhmat menutup kegiatan dengan pesan agar setiap pegawai menjadikan pengabdian sebagai bentuk ibadah dan dedikasi kepada bangsa.
“Bekerjalah bukan karena jabatan atau status, tetapi karena tanggung jawab kepada Tuhan dan masyarakat. Itulah makna sejati pengabdian,” tandasnya.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan













