GUBERNUR Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan komitmennya menghadirkan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berkarakter bagi seluruh masyarakat provinsi itu.
Ia memaparkan pelbagai capaian dan arah pembangunan daerah ke depan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD memperingati Hari Jadi ke-356 Sulsel di Kantor Gubernur, Minggu (19/10/2025).
“Visi kita menjadikan Sulawesi Selatan maju dan berkarakter, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing dan berakhlak, serta memperkuat perekonomian yang merata di seluruh wilayah,” ujar Andi dalam keterangannya dikutip dari website sulselprov.go.id, Selasa (21/10/2025).
Selama memimpin bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Andi menjalankan berbagai program strategis dengan efisiensi anggaran yang signifikan.
Pemprov Sulsel menghemat lebih dari Rp1,4 triliun hasil optimalisasi belanja di 52 perangkat daerah.
Andi menyebutkan, arah pembangunan ke depan berfokus pada peningkatan kualitas SDM dan penguatan ekonomi yang inklusif.
“Efisiensi anggaran ini menunjukkan tata kelola keuangan yang sehat. Kami mengalihkan dana hasil penghematan untuk program prioritas yang langsung menyentuh kepentingan publik,” jelasnya.
Sektor infrastruktur menerima alokasi terbesar, yakni Rp558,5 miliar untuk membangun dan memelihara jalan, jembatan, embung, normalisasi sungai, dan tanggul.
Sektor pendidikan mendapat tambahan Rp220 miliar, sektor kesehatan Rp97,4 miliar, kelautan Rp70,74 miliar, perhubungan Rp26,3 miliar, serta pertanian dan peternakan Rp84,88 miliar.
Pemprov juga menjaga keseimbangan fiskal. Setelah penerapan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, pendapatan asli daerah (PAD) naik dari Rp4,83 triliun menjadi Rp5 triliun, mencerminkan kinerja keuangan yang semakin sehat dan produktif.
Langkah efisiensi tersebut memperkuat kepercayaan publik terhadap birokrasi. Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK mencatat tren positif dengan partisipasi responden yang terus meningkat.
Apresiasi
Rapat paripurna itu menghadirkan Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus yang mewakili Menteri Dalam Negeri.
Ia mengapresiasi pemerintah daerah, mitra pembangunan, dan masyarakat Sulsel yang menjaga stabilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menurut Akhmad, pertumbuhan ekonomi Sulsel sepanjang 2025 tetap stabil di atas 5 persen, ditopang oleh sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, dan jasa.
“Sulawesi Selatan menjadi simpul harapan Indonesia Timur. Pelabuhan kita ramai, rel kereta mengalirkan logistik, dan layanan publik makin cepat serta bersahabat. Itulah bukti negara hadir di tengah rakyat,” ujarnya.
Sumber : Sulselprov.go.id | Editor : Muh Taufan













