Regional

Nelayan Disabilitas Hilang di Morowali, Tim SAR Lakukan Pencarian

×

Nelayan Disabilitas Hilang di Morowali, Tim SAR Lakukan Pencarian

Sebarkan artikel ini
Tim SAR melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang dengan dengan menanyakan kepada nelayan lainnya di perairan Desa Umpanga, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Senin (3/11/2025). Dok: Basarnas Palu/Eranesia.id

KANTOR Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu melalui Pos SAR Morowali menggelar operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang belum kembali dari melaut di perairan Desa Umpanga, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Kepala Desa Pebotoa, Arman, melaporkan kejadian itu pada Minggu (2/11/2025) pukul 09.23 WITA. Ia menyampaikan, korban terakhir terlihat pada Rabu (29/10/2025) pukul 13.00 WITA, setelah beristirahat di rumah adiknya di Desa Topogaro.

Setelah itu, korban berangkat ke Desa Pebotoa untuk naik ke perahu dan melanjutkan memancing, tetapi tidak pernah kembali.

Korban bernama Syamsuddin (56), warga Desa Pebotoa. Ia menyandang disabilitas dan menggunakan kaki palsu.

Lokasi kejadian berada di koordinat 2°8’17.22″S – 122°0’4.74″E, sekitar 48 kilometer dari Pos SAR Morowali atau dua jam perjalanan darat.

Tim SAR Gabungan memulai operasi pada Senin (3/11/2025) pukul 07.00 WITA. Mereka menggelar briefing awal untuk memeriksa kesiapan personel, peralatan utama (alut), pembagian tugas, dan keselamatan kerja sesuai SOP Basarnas.

Tim melakukan pencarian menggunakan perahu karet Basarnas, speed boat Polairud, kapal fiber PT BTIIG, dan perahu nelayan dengan radius 30 nautical mile.

Pencarian hingga pukul 18.00 WITA belum membuahkan hasil, sehingga operasi akan berlanjut Selasa (4/11/2025) pukul 07.00 WITA.

Kepala Kantor Basarnas Palu, Muh Rizal menegaskan, tim terus berupaya maksimal menyisir area perairan dengan memperhatikan cuaca dan kondisi medan.

“Kami berharap korban segera ditemukan dan bisa kembali ke keluarganya dalam keadaan selamat,” ujarnya di Palu.

Operasi ini melibatkan Pos SAR Morowali, Polsek Bumi Raya, Bhabinsa, Polairud, PSDKP, BPBD Morowali, Dinas Sosial, PT BTIIG, pemerintah desa, dan nelayan setempat.

Tim menggunakan truk personel, perahu karet, speed boat, kapal fiber, perahu nelayan, serta perlengkapan water rescue, navigasi, komunikasi, medis, dan evakuasi.

Basarnas Palu terus berkoordinasi dengan seluruh potensi SAR di Morowali untuk mempercepat pencarian hingga korban ditemukan.

Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan