Regional

Reny Pimpin IDI Sulteng, Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan

×

Reny Pimpin IDI Sulteng, Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Ketua IDI Sulteng, Reny A Lamadjido berpose bersama jajaran pengurus yang baru dilantik oleh Ketua Umum PB IDI, Slamet Budiarto di salah satu hotel Palu, Rabu (17/12/2025). Foto: HO/Eranesia.id

IKATAN Dokter Indonesia (IDI) Sulawesi Tengah memiliki ketua baru setelah Reny A Lamadjido dilantik untuk periode terbaru. Pelantikan berlangsung di salah satu hotel di Palu, Rabu (17/12/2025). Ketua Umum PB IDI, Slamet Budiarto, memimpin acara pelantikan.

Setelah itu, Reny melantik pengurus Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Sulteng. Langkah ini memperkuat peran keluarga dokter dalam mendukung pengabdian profesi.

Reny menjelaskan, pelantikan ini selaras dengan semangat efisiensi yang kini menjadi perhatian utama. Baik dalam tata kelola organisasi maupun pelayanan kesehatan.

Namun, ia menegaskan, efisiensi tidak mengurangi peran. Sebaliknya, efisiensi memperkuat kolaborasi antar semua pihak yang terlibat, termasuk peran IIDI yang sangat penting.

“Tanpa dukungan istri dan keluarga, semangat pengabdian dokter tidak akan utuh,” ungkap Reny.

Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Gubernur Sulteng, Reny mengucapkan apresiasi kepada pengurus IDI yang baru dilantik.

Ia menyatakan, pengurus memperoleh amanah ini melalui proses yang matang. Tujuannya memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan seluruh dokter di Sulteng.

“Ini tugas berat bagi saya, karena saya harus menjalankan dua peran penting. Namun dengan kebersamaan, saya yakin kita bisa menjalankan tugas ini dengan baik,” jelas Reny.

Lebih lanjut, Reny juga menyebutkan beberapa program strategis Pemprov Sulteng di bidang kesehatan.

Salah satunya Program Berani Sehat. Program ini bertujuan untuk memastikan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah tercakup dalam Universal Health Coverage (UHC).

“Pemerintah akan menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi warga, cukup dengan identitas kependudukan,” imbuhnya.

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

Sementara itu, Ketua Umum PB IDI, Slamet Budiarto, mengingatkan tujuan pendirian IDI sejak 1950. Yakni untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, menegakkan etika kedokteran, dan melindungi kepentingan anggota.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa PB IDI masih menunggu keputusan Menteri Kesehatan terkait ketentuan Satuan Kredit Profesi (SKP) dokter.

Slamet menyoroti isu hukum yang dokter hadapi, terutama terkait dengan Undang-Undang Kesehatan Pasal 308. Ia menegaskan bahwa profesi dokter harus mendapat perlindungan yang adil dan proporsional.

“IDI akan terus berjuang untuk perlindungan hukum yang sesuai dengan peran dokter sebagai pekerja sosial,” tandasnya.

Pelantikan ini menegaskan komitmen IDI Sulteng untuk terus bersinergi dengan pemerintah, memperkuat organisasi profesi, serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat di provinsi tersebut.

Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Jenderal PB IDI, Mohamad Subuh, dan Bendahara Umum PB IDI, Wirawan Jusuf.

Rilis | Editor : Muh Taufan